Sambang Kampung
Penghijauan Vertikal Ala Penghuni Rusun Penjaringan Sari Surabaya
Di rusun Penjaringan Sari Surabaya, warga kompak melakukan penghijauan secara vertikal agar tempat tinggal mereka terasa lebih segar.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Warga RT 7 RW 10 Kelurahan Penjaringan Sari Kecamatan Rungkut merupakan warga yang tinggal di Rumah Susun (rusun) Penjaringan Sari 3.
Dengan lingkungan rusun yang berdempetan antar kamar dan tersusun lima lantai, sirkulasi udara kerap terasa pengap dan sesak.
Melihat kondisi ini, sejak 2016 warga mulai merintis lingkungan hijau dengan menambah tanaman rambat di area pagar depan kamar mereka.
Ketua RT 7, Nurul Huda mengungkapkan, upaya menambah lingkungan hijau di lingkungan rusun juga dilakukan dengan memanfaatkan botol bekas untuk pot gantung.
"Susahnya kalau memulai di Rusun itu karena hunian vertikal, kalau sudah diatas warga malas turun,"ujarnya.
Untuk mengatasi hal ini, pria yang akrab dipanggil Huda ini telah membentuk kader lingkungan di tiap lantai rusun. Sehingga setiap lantai memiliki program penghijauan untuk meningkatkan oksigen di lingkungan kamarnya.
"Kami juga memanfaatkan kolam IPAL untuk budidaya ikan lele. Jadi ada dua kolam IPAL yang biasa kami gunakan untuk tempat lele bahkan kami kembangkan untuk aqua ponik,"lanjutnya.
Pemilihan aquaponik dibandingkan hidroponik menurut Huda bisa menghemat pengeluaran untuk nutrisi tanaman. Sayangnya, sistem aquaponik menggunakan air IPAL yang ditinggali lele belum maksimal.
"Kotoran yang ikut naik ke pot aquaponik bukan hanya kotoran lele, kotoran dari IPALnya juga. Jadinya nggak cocok sama tanaman,"urainya.
Untuk itu, ia dan warga yang bersedia menggalang dana untuk membuat kolam ikan yang baru dari terpal, serta memindahkan pot aquaponik dan melengkapinya dengan filter.
"Sudah sempat kami coba, tapi masih bocor. Jadi ini masih perbaikan. Sementara lelenya masih di kolam IPAL,"lanjutnya.
Ketua PKK, Suyati menambahkan, untuk menarik minat dan rasa kebersamaan warga, ia kerap mengadakan makan-makan bersama warga rusun di sekitar kolam Lele. Hal ini menurutnya cukup efektif menarik perhatian warga.
"Ya masak hasil panen lele, rujakan, dimakan bareng di bawah sini. Pada mau juga kesini. Nanti kami bahas sama ibu-ibu itu enaknya diapain lagi Rusunnya biar nyaman,"lanjutnya.
Salah satu yang masih menjadi pekerjaan rumah warga Rusun, menurut Suyati yaitu lokasi menjemur baju yang terbatas. Sehingga tak jarang warga Rusun menjemur bajunya di pagar luar Rusun.
"Kalau kelihatan dari luar kesannya jadi berantakan. Ini masih pekerjaan bersama bagaimana kami mengatasinya,"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penghijauan-di-rusun-penjaringan-sari.jpg)