Berita Malang Raya

Marak Driver Ojek Online Kena Tipu Usai Diminta Kode Verifikasi, Begini Tanggapan Go-Jek

Maraknya kasus pencurian akun ojek online (ojol) dengan modus kode verifikasi Google mendapatkan tanggapan

Marak Driver Ojek Online Kena Tipu Usai Diminta Kode Verifikasi, Begini Tanggapan Go-Jek
tribunnews
Dirver ojek online 

SURYA.co.id | MALANG - Maraknya kasus pencurian akun driver ojek online (ojol) dengan modus kode verifikasi Google mendapatkan tanggapan dari pihak Go-Jek.

Alfianto Domy Aji, Kepala Regional Affairs Go-Jek Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogja dan Bali membenarkan, modus kejahatan itu memang marak terjadi.

Menurutnya, pihaknya telah mendapati berbagai macam laporan terkait pencurian akun ojol tersebut.

"Ya, kami saat ini sedang menelusuri laporan tersebut dan akan segera memblokir perangkat yang terhubung  akun driver bersangkutan," ujarnya kepada SURYA.co.id, Kamis (27/6/2019).

Domy menyarankan kepada driver yang akunnya telah dicuri agar segera melapor dan mendatangi kantor operasional Go-Jek terdekat.

Lanjutnya, ia juga mengingatkan kepada customer dan mitra driver untuk tidak membagikan One Time Password (OTP) kepada siapapun dan bahkan kepada Go-Jek.

"Karena itu merupakan privasi dari driver. Jadi tak perlu untuk membagi-bagikan," imbuhnya.

Domy menambahkan, pihaknya tidak pernah meminta kode OTP kepada para driver.

Dikarenakan OTP itu ialah kode rahasia yang bertujuan untuk menjaga keamanan informasi pengguna.

Hal ini tercermin dengan adanya catatan pengingat yang selalu ia sampaikan melalui pesan SMS yang berisikan OTP.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved