Selasa, 14 April 2026

Berita Jember

53 SMP Negeri Kekurangan Murid di PPDB SMP 2019 Sistem Zonasi Jember

53 SMP negeri di Kabupaten Jember juga masih kekurangan murid dari pagu yang ditentukan dalam masa PPDB SMP 2019

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: irwan sy
Kolase SURYA dan Tribunnews
Ilustrasi PPDB SMP 

SURYA.co.id | JEMBER - SMP negeri di Kabupaten Jember juga masih kekurangan kuota murid dari pagu yang ditentukan dalam masa PPDB SMP. Fenomena ini juga sama terjadi di sekolah dasar (SD) di masa PPDB 2019 ini.

Seperti diketahui SMP dan SD saat ini menerapkan sistem zonasi sebagai salah satu jalur PPDB tahun ini, bertujuan memeratakan murid ke lembaga pendidikan negeri terdekat dari tempat tinggal anak.

Pengumuman hasil PPDB SMP negeri di Jember dilakukan besok Kamis (27/6/2019). Namun dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Dinas Pendidikan Jember, Komisi D DPRD Jember, dan wali murid diketahui adanya SMP yang pagu muridnya tidak terpenuhi dalam PPDB yang pendaftarannya dilakukan pekan lalu itu. RDP digelar di ruang Komisi D DPRD Jember, Rabu (26/6/2019).

Kekurangan pagu di SMP Negeri se-Jember pada PPDB tahun ini melalui jalur zonasi mencapai 1.845 kursi.

Pagu tidak terpenuhi ini ada di 53 SMP negeri se-Kabupaten Jember.

Sementara jumlah total SMP negeri di Jember mencapai 94 lembaga.

Dari jumlah itu, ada 53 lembaga yang kebutuhan muridnya kurang dari pagu yang ditetapkan.

"Pendaftar mencapai 15.652 orang, dan yang diterima sebanyak 13.384 orang. Kurang pagu mencapai 1.845 kursi ada di 53 sekolah," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Jember Irwan Salus P, Rabu (26/6/2019).

Akibat kekurangan kuota murid itu, Dinas Pendidikan Jember akan membuka pendaftaran tahap kedua.

Tujuannya untuk memenuhi kekurangan kuota pagu murid tersebut.

Syarat yang diberlakukan sama seperti pendaftaran tahap kedua di tingkat SD yakni bisa lintas zonasi, dan berdasarkan waktu pendaftaran.

Irwan menambahkan, meskipun keseluruhan daya tampung di semua SMP negeri Jember terpenuhi, tetap tidak akan menampung seluruh lulusan SD se-Kabupaten Jember.

Lulusan SD mencapai 38.695 orang, sedangkan daya tampung Rombel di 94 SMP negeri di Jember hanya 15.264 siswa.

Artinya ada sekitar 23 ribu siswa lulusan SD yang dipastikan tidak akan tertampung di SMP negeri di Jember.

Rincian kebutuhan peserta didik baru di SMP negeri Jember yakni, 94 sekolah memiliki 477 Rombel (bisa disebut ruang belajar/kelas). Masing-masing Rombel berisi 32 anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved