Kilas Balik
Rela Pensiun Dini di Era Soeharto, ini Profil Jenderal Polisi Hoegeng yang Usut Kasus Sum Kuning
Profil Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso cukup menjadi legenda di kalangan kepolisian Republik Indonesia (Polri)
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Namun, Sum justru diserang balik oleh pihak berkuasa.
Ia malah dijadikan tersangka atas tuduhan laporan palsu.
Sum bahkan dituding sebagai anggota Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) yang merupakan organisasi di bawah naungan PKI.
Ia dituntut tiga bulan penjara dan satu tahun masa percobaan.
Namun, majelis hakim menolak tuntutan itu karena Sum tak terbukti membuat laporan palsu.
Akhirnya, Sum pun dibebaskan dari hukuman.
Namun, polisi justru mempublikasikan sosok yang disebut sebagai pemerkosa Sum.
Ia bernama Trimo, seorang penjual baso. Namun, Trimo justru mengelak semua tuduhan tersebut.
Disamping itu, terungkap pula fakta lain dari hasil putusan sidang.
Rupanya, Sum mengalami hal memilukan di dalam tahanan.
Sambil dianiaya, Sum dipaksa mengakui pelakunya adalah Trimo.
Tidak hanya Sum yang dianiaya, Trimo pun mengalami hal yang sama saat diperiksa polisi.
Melihat peliknya kasus ini, Jenderal Hoegeng pun turun tangan.
Setelah Sum bebas, Jenderal Hoegeng memerintahkan Komjen Suroso mencari orang yang mengetahui fakta dibalik pemerkosaan Sum.
Ia bahkan membentuk tim khusus yakni Tim Pemeriksa Sum Kuning.