Berita Bojonegoro

PJ Sekda Bojonegoro Lebih Dari Setahun, Dewan Sebut Salah dan Tidak Sah, Ini Alasannya

Anggota dewan menyoroti posisi Yayan Rohman yang sudah menjabat PJ Sekda setahun lebih.

PJ Sekda Bojonegoro Lebih Dari Setahun, Dewan Sebut Salah dan Tidak Sah, Ini Alasannya
surya.co.id/istimewa
PJ Sekda Bojonegoro, Yayan Rohman saat dilantik Bupati Suyoto sebelum Pilkada 2018 di rumah dinas Bupati, Sabtu 10 Maret 2019 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Keberadaan Yayan Rohman, selaku penjabat (PJ) Sekda Kabupaten Bojonegoro mulai mendapat sorotan dari anggota dewan.

Anggota dewan menyoroti posisi Yayan Rohman yang sudah menjabat PJ Sekda setahun lebih.

Hal itu tentu salah dan bertentangan dengan aturan yang ada.

"PJ Sekda itu ada aturannya berapa lama, lha ini sudah satu tahun lebih," Kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito menanggapi PJ Sekda, Minggu (23/6/2019).

Dia menjelaskan, jika merujuk pasal 214 ayat (3) UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah membatasi jabatan pejabat Sekretaris Daerah yang kosong, paling lama tiga bulan dan dapat diperpanjang paling lama tiga bulan.

Artinya cukup terbatas enam bulan, lebih dari itu tentu menyalahi aturan.

Apalagi ini sudah setahun lebih posisi sekda tidak definitif, melainkan dijabat PJ.

"Ini sudah menyalahi aturan, ya tentu kalau regulasinya diteruskan jadi tidak sah segala aturan yang dikeluarkan oleh Sekda," Terangnya.

Untuk itu, politisi Gerindra itu lebih lanjut akan mendorong pemerintah segera memilih sekda definitif.

Jabatan tersebut sudah lebih dari satu tahun masih dijabat PJ Sekda, sehingga tidak optimal dalam melaksanakan kewenangan atau kebijakan.

"Kita akan bertanya pada pemerintah daerah tentang posisi Sekda, infonya dalam waktu dekat akan koordinasi dengan kementerian dalam negeri. Sebab posisi sekda saat ini percuma jika melanggar peraturan, nanti produk hukum yang dikeluarkan tidak sah," tegasnya.

Sekadar diketahui, Yayan Rohman selaku PJ Sekda Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggantikan Sekda definitif Soehadi Muljono.

Saat itu Soehadi Muljono mengundurkan diri dari jabatannya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro tahun 2018.

Yayan Rohman dilantik setelah turunnya surat persetujuan dari Gubernur Jawa Timur Nomor 821.2/1955/204.4/2018, pada tanggal 8 Maret 2018.

Pelantikannya sendiri dilaksanakan di rumah dinas Bupati Bojonegoro pada Sabtu 10 Maret 2018, yang saat itu dijabat Bupati Suyoto.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved