Citizen Reporter

Memuji Fisik Seseorang termasuk Pelecehan, begini Penjelasan Pakar

“Pujian tentang kondisi fisik seseorang itu juga dapat dikatakan sebagai bentuk pelecehan jika kita punya maksud tertentu dari pujian itu.”

Memuji Fisik Seseorang termasuk Pelecehan, begini Penjelasan Pakar
foto: istimewa
Diskusi bertema Pelecehan Seksual di Ruang Publik Kafe Pustaka UM, Selasa (15/4/2019). 

Ternyata memuji fisik orang lain bisa jadi malah melakukan pelecahan terhadap orang itu padahal maksudnya memuji. Bagaimana jika membicarakan kondisi fisik orang lain apalagi menyerangnya secara verbal. Itu termasuk pelecehan, lho.

Itu dikemukakan Maryam Jameelah dari Resister Indonesia dan Anggaunitakiranantika (Angga), dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) dalam diskusi yang diselenggarakan Selasa (15/4/2019) di Kafe Pustaka UM.

Dalam acara yang diselenggarakan mahasiswa Jurusan Sosiologi UM itu, Maryam Jameelah mengatakan, baik kaum perempuan maupun laki-laki sebenarnya rentan terhadap pelecehan.

Pelecehan itu bisa secara fisik maupun verbal yang mungkin sifatnya candaan atau pujian yang mengarah pada kondisi fisik, sifat, dan sikap individu.

“Pujian tentang kondisi fisik seseorang itu juga dapat dikatakan sebagai bentuk pelecehan jika kita punya maksud tertentu dari pujian itu,” tutur wanita yang akrab disapa Maryam itu.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, karena dari pujian yang dilontarkan mengambil hak orang lain tentang kondisi fisiknya tanpa izin.

Dalam diskusi yang berlangsung gayeng itu, peserta diskusi merespons dengan baik apa yang disampaikan pemateri baik berupa tanggapan maupun pertanyaan.

Diskusi yang mayoritas dihadiri perempuan itu membahas secara mendalam dari persektif masyarakat tentang kebiasaan-kebiasaan yang terkadang cenderung menjadikan kondisi fisik sebagai bahan candaan.

Menurut Angga, perlu perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang kondisi fisik yang ada pada seseorang sebagai bahan candaan, karena itu akan cenderung melecehkan orang itu. Angga mengajak orang-orang yang dijadikan bahan candaan berani melawan.

“Jika candaan sudah mengarah pada fisik tentu harus berani dengan tegas menolak dan melawan candaan itu karena itu adalah salah satu cara mengubah masyarakat yang menjadikan kondisi fisik sebagai bahan candaan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, perlu kesadaran individu untuk selalu menghormati orang lain guna mencegah dan mengurangi terjadinya tindak pelecehan secara seksual.

Bagus Rachmad Saputra
Mahasiswa Manajemen Pendidikan
Pascasarjana Universitas Negeri Malang
IG: @bagusrachmad94

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved