Lika-liku Berburu Merchandise BTS : Terlalu Antusias Sampai Rawan Tertipu

Bagi para "Army" atau penggemar BTS, merchandise adalah barang yang banyak dicari. Saking antusiasnya, mereka rawan tertipu.

Lika-liku Berburu Merchandise BTS : Terlalu Antusias Sampai Rawan Tertipu
SURYA.co.id/Delya Oktovie
Arum Puspaningtyas (24) menunjukkan koleksi merchandise BTS miliknya, Minggu (23/6/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak sekadar menikmati musik dan visual yang aduhai, para penggemar boyband asal Korea Selatan, Bangtan Boys (BTS), juga rajin mengumpulkan beragam merchandise yang berkaitan dengan mereka.

Seperti diketahui, BTS memiliki banyak sekali produk yang berkaitan dengan musik maupun tidak, seperti album, seri summer package, season greeting, special addition, hingga DVD konser.

Yang terbaru, merchandise yang merupakan hasil kolaborasi mereka dengan brand-brand lain, serta karakter kartun buatan mereka, BT21.

Kocek yang perlu dirogoh pun tak sedikit. Sebagai gambaran, satu buah album biasanya seharga Rp 270.000, dan kini tiap album punya empat versi. Sedang merchandise edisi spesial biasa dibanderol mulai Rp 500.000.

Dua ARMY —sebutan penggemar BTS — asal Surabaya yang gemar mengoleksi merchandise adalah Arum Puspaningtyas (24) dan Rafika Nirmala Purbasari (23).

Namun, kehidupan sebagai kolektor tak selamanya mulus. Arum, contohnya, pernah harus menunggu tiga bulan demi album yang sudah dibayar, ditipu calo tiket konser dan online shop.

"Pernah ketipu itu (lightstick) Army Bomb versi 3. Itu susah banget belinya karena dari pusat dijualnya terbatas, jadi banyak online shop terpercaya yang tidak buka pesanan karena takutnya peminat banyak tetapi tidak bisa dapat," ungkap Arum, saat ditemui di rumahnya di daerah Rungkut, Surabaya, Minggu (23/6).

Pembeli berjubel di gerai Uniqlo Tunjungan Plaza saat perilisan UT BT21 edisi terbatas di seluruh toko Uniqlo yang ada di Indonesia, Jumat (21/6).
Pembeli berjubel di gerai Uniqlo Tunjungan Plaza Surabaya saat rilis UT BT21 edisi terbatas di seluruh toko Uniqlo yang ada di Indonesia, Jumat (21/6). (surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq)

Di Korea sendiri, menurut Arum, belinya antre manual dan dibatasi. Akhirnya, ia beli seadanya di online shop kecil.

"Barang yang datang ternyata palsu. Untung uang dikembalikan oleh situs jual-belinya," kisahnya,

Selain rawan tertipu, mengoleksi merchandise BTS terbilang sulit karena banyak edisi yang terbatas.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved