Berita Gresik

Langkah Disparbud Gresik Menyambut Sail Bawean 2019 di Pulau Gili Noko

Menyambut Sail Bawean 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik siap mempercantik Pulau Bawean.

Langkah Disparbud Gresik Menyambut Sail Bawean 2019 di Pulau Gili Noko
foto: istimewa/Instagram Sail Bawean 2018
Foto udara Pulau Gili Noko Bawean saat upacara HUT RI, (17/8/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK – Menyambut Sail Bawean 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik siap mempercantik Pulau Bawean. Wisata Pulau Gili Noko akan diberikan fasilitas rumah apung.

Para wisatawan nantinya akan dapat beristirahat sejenak di rumah apung tersebut saat snorkeling menjelajah keindahan bawah laut di Pulau Gili Noko.

Danas  Rp 800 juta telah disiapkan. Diharapkan fasilitas tersebut siap digunakan untuk acara Sail Bawean 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 6 oktober nanti.

"Kami berharap fasilitas itu saat acara sail sudah selesai,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Gresik, Mighfar Syukur, Minggu (23/6/2019).

Konsep rumah apung itu tidak jauh beda dengan milik daerah lain. Nantinya rumah apung tersebut berada di sekitar spot snorkeling.

Wisatawan bisa memanfaatkan rumah apung itu untuk transit. Baik sebelum maupun sesudah snorkeling.

“Jadi wisatawan tidak harus ke Pulau Gili dulu cukup di rumah apung,” katanya.

Mighfar menambahkan, pihaknya juga menambah sentra kuliner dan mushola. Mengingat, Pulau Gili Noko sudah menjadi icon wisata di Bawean.

"Kita lengkapi fasilitasnya, supaya para pengunjung bisa lebih menikmatinya,” jelasnya.

Disinggung mengenai sejauh mana progres fasilitas tersebut, pihaknya belum mengetahui pasti. Sebab, rencana pembangunan akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik.

Tidak hanya dipengembangan wisata Gili Noko. Menurut Mighfar, kedepan wisata Bawean bakal dikonsep lebih matang sesuai dengan adat di Bawean.

“Iya kedepan ada wacana berkonsep syariah. Wisatawan bakal diberi pakaian khas Bawean. Ini untuk melestarikan kebudayaan disana juga antisipasi wisatawan mancanegara agar tidak fulgar,” tutupnya.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin menjelaskan sudah saatnya potensi wisata di Gresik dikembangkan. Terutama di Pulau Bawean yang memiliki potensi wisata.

"Sudah saatnya potensi wisata Bawean disupport lebih maksimal, terutama fasilitas dan akses," jelasnya.


Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved