Senin, 20 April 2026

Ekonomi Bisnis

Hadi Santoso Siapkan Empat Langkah Pimpin Bank Jatim

Dirut PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, Hadi Santoso, telah menyiapkan empat target dalam memimpin Bank Jatim ke depan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
surya/sugiharto
Dirut Bank Jatim terpilih, Hadi Santoso (kanan) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa (kiri) keluar dari lift usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham dengan agenda pemilihan Direktur Utama dan jajaran direksi lainnya di Kantor Bank Jatim Surabaya, Rabu (19/20/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, Hadi Santoso, telah menyiapkan empat target dalam memimpin Bank Jatim ke depan. Pertama, pihaknya akan melakukan revolusi pegawai internal, terutama pegawai yang belum mendapatkan pelatihan dan pendidikan.

"Sudah diberi reng-rengan, mana yang masuk pendidikan untuk menunjang keahliannya," kata Hadi Santoso usai terpilih sebagai Dirut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar Rabu (19/6/2019) lalu.

Kedua, pihaknya siap menyelesaikan kredit-kredit bermasalah yang masih dikatakan berat dan dianggap sulit.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan direktur lain, kredit yang bermasalah tersebut akan kami jual ke factory perbankan lainnya. Prosesnya agak panjang, tapi sudah kami lakukan," jelas Hadi.

Juga tetap ekspansif dalam penyaluran kredit yang lain, dengan tetap pruden untuk bisa menyelesaikan target-target yang sudah dibebankan.

Ketiga, penyaluran kredit untuk rakyat kecil, UKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan terus dikembangkan dengan menyederhanakan skema yang ada, sehingga lebih menarik untuk nasabah debitur tersebut.

"Keempat, untuk menyambut digital banking 4.0, kami tetap berupaya untuk mengikuti perkembangan itu. Apalagi ada dua direksi dari BRI ( Bank Rakyat Indonesia) yang optimis bisa bersinergi untuk meningkatkan kinerja Bank Jatim," ungkap Hadi.

Dua direksi dari BRI itu adalah Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erdianto Sigit Cahyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Audit Intern Wilayah Bank BRI Kantor Wilayah Jakarta 1 dan Direktur Komersial dan Korporasi dijabat Busrul Iman yang sebelumnya menjabat Pemimpin Wilayah Bank BRI Kantor Wilayah Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Hadi juga menyebutkan, pihaknya mentargetkan untuk menurunkan NPL (Non Performing Loan) atau kredit macet di Bank Jatim untuk dibawah 3 persen.

"Saat ini masih di kisaran 3,8 persen. Kami harapkan hingga akhir tahun ini bisa kami tekan hingga dibawah 3 persen," tandas Hadi.

Sementara itu, dari data yang ada, Hadi Santoso sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Human Capital Bank Jatim.

Selain itu juga ia pernah menjadi Pemimpin Bidang Operasional Bank Jatim Cabang Sidoarjo, Pemimpin Bank Jatim Cabang Ponorogo, Pemimpin Bank Jatim Cabang Utama Surabaya serta Pemimpin Divisi Bisnis Syariah.

Hadi menggantikan R Soeroso telah mengakhiri masa jabatan sebagai Direktur Utama Bank Jatim pada akhir April 2019.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), masa akhir jabatan seorang dirut hanya dua periode, dengan satu periode masanya empat tahun.

Susunan direksi baru Bank Jatim selengkapnya adalah untuk Elfaurid Aguswantoro menjabat Direktur Konsumer, Ritel dan Usaha Syariah, sebelumnya menjabat Pemimpin Pjs Divisi Divisi Kepatuhan dan Tata Kelola.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved