Ekonomi Bisnis

Hadi Santoso Siapkan Empat Langkah Pimpin Bank Jatim

Dirut PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, Hadi Santoso, telah menyiapkan empat target dalam memimpin Bank Jatim ke depan.

Hadi Santoso Siapkan Empat Langkah Pimpin Bank Jatim
surya/sugiharto
Dirut Bank Jatim terpilih, Hadi Santoso (kanan) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa (kiri) keluar dari lift usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham dengan agenda pemilihan Direktur Utama dan jajaran direksi lainnya di Kantor Bank Jatim Surabaya, Rabu (19/20/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, Hadi Santoso, telah menyiapkan empat target dalam memimpin Bank Jatim ke depan. Pertama, pihaknya akan melakukan revolusi pegawai internal, terutama pegawai yang belum mendapatkan pelatihan dan pendidikan.

"Sudah diberi reng-rengan, mana yang masuk pendidikan untuk menunjang keahliannya," kata Hadi Santoso usai terpilih sebagai Dirut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar Rabu (19/6/2019) lalu.

Kedua, pihaknya siap menyelesaikan kredit-kredit bermasalah yang masih dikatakan berat dan dianggap sulit.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan direktur lain, kredit yang bermasalah tersebut akan kami jual ke factory perbankan lainnya. Prosesnya agak panjang, tapi sudah kami lakukan," jelas Hadi.

Juga tetap ekspansif dalam penyaluran kredit yang lain, dengan tetap pruden untuk bisa menyelesaikan target-target yang sudah dibebankan.

Ketiga, penyaluran kredit untuk rakyat kecil, UKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan terus dikembangkan dengan menyederhanakan skema yang ada, sehingga lebih menarik untuk nasabah debitur tersebut.

"Keempat, untuk menyambut digital banking 4.0, kami tetap berupaya untuk mengikuti perkembangan itu. Apalagi ada dua direksi dari BRI ( Bank Rakyat Indonesia) yang optimis bisa bersinergi untuk meningkatkan kinerja Bank Jatim," ungkap Hadi.

Dua direksi dari BRI itu adalah Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erdianto Sigit Cahyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Audit Intern Wilayah Bank BRI Kantor Wilayah Jakarta 1 dan Direktur Komersial dan Korporasi dijabat Busrul Iman yang sebelumnya menjabat Pemimpin Wilayah Bank BRI Kantor Wilayah Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Hadi juga menyebutkan, pihaknya mentargetkan untuk menurunkan NPL (Non Performing Loan) atau kredit macet di Bank Jatim untuk dibawah 3 persen.

"Saat ini masih di kisaran 3,8 persen. Kami harapkan hingga akhir tahun ini bisa kami tekan hingga dibawah 3 persen," tandas Hadi.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved