Citizen Reporter

Drama Berbahasa Inggris, Puncak English Month Sekolah Anak Bangsa Cerdas The Taman Dayu

”Ini drama yang bagus. Asyik. Saya jadi mengerti, bahwa setiap perbuatan baik pasti akan mendapat balasan yang baik,” komentar Fauzan Affani (kelas 5)

Editor: Parmin
foto: istimewa
Drama bertajuk The Lazy Girl and The Diligent Girl di mainkan puluhan anak Sekolah Anak Bangsa Cerdas, The Taman Dayu, Jumat (22/2/2019). 

AKHIR pekan berbeda di Sekolah Anak Bangsa Cerdas, The Taman Dayu, Jumat (22/2/2019). Seluruh siswa berkumpul di halaman menghadap panggung terbuka.

Mereka bersiap menyaksikan drama bertajuk The Lazy Girl and The Diligent Girl.
Dimainkan puluhan siswa, drama mengisahkan gadis rajin dan pemalas.

Sebagai pembuka, tampil Kyan Ogya Mayada (kelas 5) yang membawakan narasi drama.

Mengenakan topeng berdesain unik, dengan penuh semangat dan percaya diri, ia menyapa seluruh penonton dengan berbahasa Inggris fasih.

Dikisahkan, Diligent Girl dan Lazy Girl harus mencari pekerjaan supaya bisa membiayai pengobatan ayahnya yang sakit. Sebelum berangkat, ayahnya berpesan agar tidak segan menolong siapa pun yang butuh pertolongan.

Dalam perjalanan mencari kerja, Dilligent Girl yang diperankan Chyla Dafinah Amalia (kelas 4), bertemu dengan banyak karakter yang butuh bantuan seperti pohon yang rantingnya patah, oven rusak, dan anjing yang kotor.

Teringat pesan ayahnya, dia dengan sabar menolong mereka. Sementara Lazy Girl, diperankan Anastasya Renata Mudrig (kelas 5) tidak mau menolong.

Dengan penuh penjiwaan, para pemain membawakan perannya. Drama dibawakan dengan dialog bahasa Inggris yang lancar dan mudah dipahami.

Diharapkan, pesan moral dalam cerita itu bisa dimengerti oleh para siswa. Gelak tawa terdengar di barisan penonton yang tidak hanya murid-murid SDS ABC, tetapi juga sejumlah wali murid yang ikut menyaksikan drama.

”Ini drama yang bagus. Asyik. Saya jadi mengerti, bahwa setiap perbuatan baik pasti akan mendapat balasan yang baik,” komentar Fauzan Affani (kelas 5).

Di sela-sela drama, belasan siswa dengan apik menyanyikan lagu Twinkle-Twinkle Little Stars, Binggo, dan Time to Clean Up. Kostum unik dan lucu yang dikenakan peserta menambah semarak suasana.

Dian Kusumayanti, Kepala SDS Anak Bangsa Cerdas menyebut, drama itu merupakan puncak dari English Month di sekolah.

Drama dipersiapkan kurang lebih dua minggu dengan pelatih para guru bahasa Inggris di sekolah.

Sementara itu, sutradara drama sekaligus guru bahasa Inggris, Ade Bachtiar menyebut, tidak mudah melatih anak-anak. Apalagi harus memunculkan karakter tokoh dalam diri pemain.

”Kesungguhan para pemain dalam berlatih, lanjutnya, menjadi kunci tampil bagus. Dengan bermain drama, anak-anak bisa semakin lancar berbahasa Inggris, kata Ade.

Moses Andrean Syeba
Peserta Ekskul Jurnalistik
Siswa Kelas 5 SDS Anak Bangsa Cerdas
The Taman Dayu Pandaan
sds_anakbangsacerdas@yahoo.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Publikasikan Karya di Media Digital

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved