Desain Masjid Al Safar Dituding Simbol Illuminati, Ini Makna Sebenarnya Menurut Ridwan Kamil
Desain masjid Al Safar yang berada di rest area km 88 tol Cipularang belum lama ini dituding sebagai simbol illuminati. Ini penjelasan Ridwan Kamil
Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
Desain Masjid Al Safar Dituding Simbol Illuminati, Ini Makna Sebenarnya Menurut Ridwan Kamil
SURYA.co.id - Desain masjid Al Safar belum lama ini dituding sebagai simbol illuminati.
Masjid Al Safar yang berada di rest area km 88 Tol Cipularang, Jawa Barat ini merupakan masjid yang dibuat firma arsitek milik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Urbane Indonesia.
Desain Masjid Al Safar dituding sebagai simbol illuminati lantaran terdapat bentuk segitiga yang berada di dalam masjid.
Menanggapi adanya tudingan terkait desain Masjid Al Safar, Ridwan Kamil memberikan penjelasan bahwa sebenarnya gerbang dan mihrab masjid tersebut berbentuk trapesium dengan empat sudut.
Ridwan Kamil menambahkan, ornamen berbentuk bulat yang digantung di mihrab Masjid Al Safar, bukan dinilai sebagai simbol mata dajjal.
Ia juga mengklarifikasi jika bukan dirinya yang mendesain atau memasang ornamen bulat tersebut.
"Tidak ada niat sedikitpun, bukan bagian dari yang dipersepsikan. Alhamdulillah saya dapat ilmu dua SKS dari Ustaz Rahmat Baequni tentang hal-hal begitu. Kan menambah keimanan dan keilmuan saya, nanti saya terjemahkan dalam hal-hal berikutnya lebih banyak," kata Ridwan Kamil dikutip dari Tribun Jabar artikel Penjelasan Ridwan Kamil Jawab Tudingan Ada Simbol Illuminati di Masjid Al Safar, Singgung Isu Pilgub.
Sementara itu, dikutip dari Kompas.com artikel '30 Menit Penjelasan Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat soal Desain Masjid Al Safar', Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, menuturkan bahwa desain masjid Al Safar itu terinspirasi dari desain sebuah masjid di Turki.
"Desain ini terinspirasi masjid di Turki. Karena Indonesia daerah tropis, maka atapnya dibuat miring agar air menurun deras. Kalau dilihat ada tumpukan piramida," tutur Emil.
Kang Emil memaparkan sejumlah arsitektur masjid yang dibuatnya seperti masjid Al Irsyad yang terinspirasi Kabah, masjid Sulawesi Selatan yang terinspirasi dari 99 asmaul husna, termasuk desain masjid yang dibuatnya untuk pusat dakwah di Sevila, Spanyol.
Menurut pria lulusan teknik arsitektur ITB ini, estetika Islam tidak mencerminkan makhluk hidup sehingga para ulama sepakat memilih estetika dalam bentuk geometri.
"Kalau iluminati mengambil semua bentuk dasar geometri sehingga kita 'katempuhan' di era modern yang tak sengaja. Kalau betul segitiga tidak boleh, lingkaran juga tidak boleh, elips juga tidak boleh karena membentuk mata dajjal. Berarti habis semua bentuk geometri diambil mereka," tutur Emil.
Sedangkan untuk Masjid Al Safar, desainnya terinspirasi dari alam yang berbentuk tak beraturan.
Menurutnya, dalam ilmu arsitektur, segitiga merupakan geometri yang mampu memeluk bentuk apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/desain-masjid-al-safar-dituding-simbol-illuminati-ini-makna-sebenarnya-menurut-ridwan-kamil.jpg)