Minggu, 3 Mei 2026

Lebaran 2019

Penderita Kolesterol Tetap Bisa Nikmati Hidangan Lebaran 2019, Begini Tips dari Ahli Gizi

Bagi penderita kolesterol yang tetap ingin menikmati hidangan lebaran 2019, wajib memperhatikan beberapa tips yang disarankan oleh ahli.

Tayang:
Penulis: Heftys Suud | Editor: Akira Tandika
Istimewa
Nurul Hindaryani, SPd.MGz, ahli gizi kuliner dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi penderita kolesterol yang tetap ingin menikmati hidangan lebaran 2019, wajib memperhatikan beberapa tips yang disarankan oleh ahli.

Selain menjadi momen silaturahmi, lebaran 2019 juga kerap menjadi momen makan bersama yang asyik bersama keluarga dan kerabat.

Setelah melaksanakam salat Idul Fitri 1440 H,
setiap keluarga biasanya menyajikan menu makanan lengkap khas Lebaran di atas meja untuk disantap bersama.

Antara lain rendang, opor ayam, lontong ketupat, dan sayur labu manisa akan menjadi hidangan utama tiap lebaran.

Namun, semua makanan tersebut mengandung santan. Lantas apakah pemilik kolesterol tinggi juga bisa menyantapnya?

Ahli gizi kuliner Nurul Hindaryani, SPd.MGz dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes) mengatakan, bisa saja penderita kolesterol menikmati hidangan lebaran.

Namun tetap harus pandai menyiasati agar tak kambuh pada momen lebaran.

"Pertama, ya jangan makan makanan itu terus. Misal pagi sudah opor, makan siang dan malamnya jangan opor lagi. Apalagi kalau sekali makan nambah-nambah terus," tuturnya.

Kedua, penuhi kebutuhan serat, supaya kolesterol jahat dapat terserap kembali.

Caranya, makan banyak sayur dan buah untuk mendampingi makan-makanan bersantan.

"Kalau dalam menunya masih ada sayur labu manisa itu masih mending. Berarti ada serat yang masuk. Kalau sama sekali nggak ada sayuran di menunya, buah jangan sampai lupa," ujar Nurul.

Konsumsi buah-buahan, dapat juga diolah menjadi jus. Namun Nurul meyarankan, tidak menambahkan gula saat mengolah buah menjadi jus.

"Karena kan di dalam buah sudah ada fruktosa. Jadi kalau mau sehat, sebaiknya tidak menambahkan gula lagi saat bikin jus," tukasnya.

Ketimbang menambahkan gula, mengombinasikan jenis buah untuk menghasilkan rasa jus yang diinginkan, lebih disarankan.

Nurul menambahkan, misal ingin membuat jus strawberry dengan rasa manis, maka bisa mengombinasikannya dengan pisang, sehingga rasa yang muncul nantinya manis sedikit asam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved