Mudik Lebaran 2019

Mudik Lebaran 2019, Ini Jalur Alternatif Bangkalan-Sampang untuk Hindari Kemacetan

Kepadatan arus mudik Lebaran melalui Jembatan Suramadu mulai terpantau sejak tiga hari terakhir.

Mudik Lebaran 2019, Ini Jalur Alternatif Bangkalan-Sampang untuk Hindari Kemacetan
surya.co.id/ahmad faisol
Kasi Lalu-lintas Dishub Bangkalan Arie Moein bersama rekannya mendorong mobil mogok milik pemudik di jalur poros sebelum memasuki Pasar Blega, Senin (3/6/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Peningkatan volume kendaaraan terpantau meningkat di jalur poros Bangkalan-Sampang.

Kepadatan arus mudik Lebaran melalui Jembatan Suramadu mulai terpantau sejak tiga hari terakhir.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan telah memetakan 10 titik kemacetan selama arus mudik tahun ini.

Meliputi Akses Suramadu, Pasar Patemon, Pasar Tanah Merah, Pasar Galis, Pasar Blega, Pasar Klampis, Pasar Sepulu, Pasar Tanjung Bumi.

Di jalur pinggir kota, titik rawan macet berada di Jalan Raya Ketengan (Kecamatan Burneh) Sedangkan di jalur kota tercatat di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan KH Moh Kholil.

Pihak Dishub Kabupaten Bangkalan membuka jalur alternatif di jalur poros dan pantai utara bagi para pemudik tujuan tiga kabupaten di Madura; Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Kasi Lalu-lintas Dishub Kabupaten Bangkalan Arie Moein mengungkapkan, dua jalur alternatif di jalur poros berada di jalan lingkar kabupaten atau tepatnya sebelum Pasar Tanah Merah dan di jalan Desa Petrah sebelum melintasi Pasar Patemon.

"Pengendara roda dua dan empat bisa masuk ke kanan di depan Koramil Tanah Merah, dan tembus depan Mapolsek Tanah Merah," ungkap Arie, Senin (3/6/2019).

Jalur poros penghubung Bangkalan-Sampang membentang sejauh sekitar 60 Km ke arah timur.

Mulai dari pintu keluar akses Suramadu di Kecamatan Burneh, Kecamatan Tanah Merah, Kecamatan Galis, dan Kecamatan Blega.

Tersendatnya arus lalu-lintas di jalur ini lantaran meningkatnya aktivitas pasar-pasar di Kecamatan Tanah Merah, Galis, dan Blega.

Ari menjelaskan, kondisi kepadatan arus lalu-lintas terlebih saat momen mudik Lebaran karena belum memadainya Satuan Ruang Parkir (RSP) di area pasar.

"Untuk itu, kami siapkan dua jalur alternatif di jalur poros itu. Begitu juga satu jalur alternatif di jalur utara," jelasnya.

Bagi para pemudik yang melintasi jalur pantai utara Bangkalan; Kecamatan Arosbaya, Klampis, Sepulu, dan Tanjum Bumi, Dishub Bangkalan membuka jalur alternatif sepanjang 1 Km dengan lebar 3 meter di Kecamatan Tanjum Bumi.

"Kami kerahkan sebanyak 92 personel. Beberapa di antaranya akan memandu para pemudik memasuki pintu jalur alternatif jika terjadi kepadatan lalu-lintas," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved