Citizen Journalist

Tanpa Background Studi Pendidikan, Mahasiswa UKDC Kembangkan Alat Permainan Edukatif

Meski bukan tenaga pendidik, mahasiswa UKDC Surabaya memberanikan diri menyentuh program pendidikan dalam pengabdian masyarakat yang mereka gelar

Tanpa Background Studi Pendidikan, Mahasiswa UKDC Kembangkan Alat Permainan Edukatif
ist/citizen reporter
Kelompok pengabdian masyarakat Mahasiswa UKDC Surabaya di sekolah TK 

Kegiatan yang dilakukan antara lain merancang beberapa program yang dirasa sangat menarik sehingga dapat membuat anak-anak menjadi lebih bersemangat dalam menimba ilmu.

Dapat terlaksananya program tersebut selain bantuan dari sekelompok mahasiswa UKDC juga tak lepas dari tersedianya peralatan yang mendukung. Program yang telah dirancang ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap siswa siswi yaitu dapat menggugah semangat belajar dan kreativitas para murid dalam pembelajaran.

Salah satu program yang telah dirancang oleh sekelompok mahasiswa UKDC ini adalah Alat permainan edukatif yang kreatif (APE). Alat permainan edukatif yang kreatif (APE) dapat diciptakan dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah untuk didapat dan bahan daur ulang.

Contoh dari APE sebagai berikut: Membuat berbagai macam kreativitas, seperti menempel bunga, menghias gajah, melipat ikan, membuat topi koki, dan memancing ikan serta membuat jam dinding dari bahan daur ulang. Cooking class juga merupakan salah satu contoh alat permainan edukatif, karena anak-anak diajarkan cara untuk membuat “Cake Pops” dan menghias kue tersebut sesuai keinginan mereka.

Program yang telah disusun dan dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa UKDC tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan.

Seluruh siswa siswi TK Bina Tunas Bangsa dan para guru meresponnya dengan sangat baik. Sebetulnya tidak ada satupun dari sekelompok mahasiswa UKDC ini yang berlatar belakang seorang tenaga pendidik, tetapi dengan tekad dan optimis mereka yakin bahwa di zaman yang “melek teknologi” ini tidak ada hal yang tidak mungkin selagi mau berusaha.

Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan variasi pengajaran dan pelatihan kepada anak-anak dengan maksud agar anak-anak mampu mengembangkan potensi kreativitas yang ada dalam dirinya, serta kegiatan belajar mengajar tidak menjenuhkan dan meningkatkan perhatian anak dalam materi yang diajarkan.

Selain anak-anak TK Bina Tunas Bangsa, sasaran diberikan kepada tenaga pendidik agar lebih berinovasi dan memiliki inisiatif menggunakan bahan jadi dan daur ulang di sekitar untuk menghasilkan alat permainan edukatif (APE) yang kreatif.

Penulis : Benedikta Kristina, Mahasiswa UKDC Surabaya

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved