KPK

BREAKING NEWS - KPK Jebloskan Satu Keluarga ke Penjara karena Kesandung Kasus Korupsi SPAM Lampung

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menjebloskan satu anggota keluarga ke penjara lantaran terjerat kasus dugaan korupsi proyek SPAM Lampung.

SURYA.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menjebloskan satu anggota keluarga ke penjara lantaran terjerat kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Lampung.

Pihak KPK mengeksekusi semua anggota keluarga itu ke penjara sejak Kamis (30/5/2019). Mereka terlibat dalam proyek SPAM yang melibatkan mereka adalah SPAM Lampung, SPAM Katulampa, SPAM Darurat, dan SPAM Toba.

Tindakan menjebloskan satu keluarga ke penjara merupakan catatan tersendiri bagi KPK. Karena, baru kali ini KPK melakukan itu dan ini merupakan sejarah baru.

Satu keluarga itu adalah pasangan suami istri, Budi Suharto dan Lily Sundarsih, serta anaknya Irene Irma dan Yuliana Enganita Dibyo.

“Jaksa KPK telah melakukan eksekusi terhadap empat orang terpidana dalam kasus suap terkait proyek sistem penyediaan air minum di sejumlah daerah,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Budi Suharto dieksekusi ke Lapas Klas 1 Pria Tangerang, sedangkan Lily, Irene dan Yuliana dieksekusi ke Lapas Klas II B Anak Wanita Tangerang.

“Mereka akan menjalankan masa hukuman sesuai dengan putusan pengadilan tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Febri.

Budi Suharto merupakan Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE), sedangkan istrinya, Lily, merupakan Direktur PT WKE. Sementara anaknya, Irene adalah direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) bersama dengan Yuliana. Kedua perusahaan itu milik satu keluarga.

Keempatnya telah divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan tipikor Jakarta Pusat karena terbukti bersalah menyuap pejabat di Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Total uang suap yang dialirkan sebesar Rp 4,1 miliar, USD 38.000 dan SGD 23.000, dengan maksud agar para pejabat itu tidak mempersulit pengawasan proyek sehingga dapat memperlancar pencairan anggaran proyek SPAM yang digarap oleh PT WKE dan PT TSP.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved