Kamis, 9 April 2026

Berita Sidoarjo

Rela Berdesakan demi Baju Lebaran di Indah Bordir Sidoarjo

toko busana Indah Bordir di Sidoarjo semakin penuh sesak dengan warga yang sedang berburu baju Lebaran

Penulis: M Taufik | Editor: irwan sy
surya/m taufik
Suasana Indah Bordir Sidoarjo, mendekati Lebaran pengunjung di sana tembus ribuan orang setiap hari. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pusat-pusat perbelanjaan semakin penuh sesak dengan warga yang sedang berburu baju Lebaran. Tak terkecuali toko busana Indah Bordir di Sidoarjo dan sejumlah toko lainnya.

Dalam sehari saja, pengunjung Indah Bordir bisa tembus sampai 4.000 orang. Apalagi ketika malam Minggu atau semakin dekat Lebaran, toko dan galery pakaian terbesar di Sidoarjo itu mencatat pernah sampai tembus 6.000 pengunjung.

Manager Operasional Indah Bordir Sidoarjo, Vitri Widhiasmaningsih, mengatakan pengunjung biasa mulai berdatangan sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Sore hari biasanya semakin ramai, bahkan saat malam hari, pengunjung sampai rela berdesak-desakan di toko baju tersebut.

"Semakin mendekati Lebaran, semakin ramai," kata Vitri.

Jika dibandingkan hari-hari biasa di luar Ramadan, diperkirakan jumlah peningkatan pengunjung Indah Bordir naik sekitar 250 persen.

Untuk Ramadan tahun ini, disebutnya pengunjung sudah mulai ramai sejak sebelum Ramadan lalu.

Diperkirakan karena sebelum Ramadan lalu banyak tanggal merah.

Bahkan akibat lonjakan itu, disebut dia sampai kehabisan stok.

"Padahal biasanya di gudang sangat banyak. Saya kaget, baru pertama kali ini sampai habis stok," akunya.

Seperti biasa, setiap kali musim lebaran, baju yang paling banyak laku adalah gamis, saring, baju koko, dan berbagai busana muslim untuk perempuan.

Mengantisipasi lonjakan pengunjung mendekati lebaran, sejak beberapa waktu lalu pihaknya telah membuka bazar khusus di bagian depan toko dan stok juga ditambah.

Saban hari puluhan karung pakaian distok.

Misalnya untuk gamis, pagi diturunkan 20 karung dari truk, siang tambah 15 karung dan sore 20 karung.

"Selalu habis," ujarnya.

Belum lagi blus, bisa sepuluh karung sehari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved