Tas yang Sempat Dikira Berisi Bom Akhirnya Diserahkan ke Pemiliknya
Tas di Pos Kamling dekat alun-alun Tulungagung yang sempat dikira berisi bom akhirnya dikembalikan ke pemiliknya, Rabu (29/5/2019) sore.
Penulis: David Yohanes | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Tas di Pos Kamling dekat alun-alun Tulungagung yang sempat dikira berisi bom akhirnya dikembalikan ke pemiliknya, Rabu (29/5/2019) sore.
Setelah diurai oleh petugas Jihandak Sat Brimob Kediri, tas berwarna merah maroon itu ternyata berisi pakaian.
Pemilik tas ternyata adalah Imna Indana Yulfa Fina Taftantri (20), warga Desa/Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.
Menurut Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, pihaknya sempat menghubungi Polsek Papar.
“Dipastikan nama kartu pelajar di dalam tas itu memang warga Papar,” terang Sumaji.
Didampingi orang tuanya, Imda datang ke Mapolres Tulungagung untuk mengambil tasnya.
Seorang anggota Satreskrim Polres Tulungagung kemudian menyerahkan tas itu, lengkap dengan isinya.
Menurut penjelasan Imna kepada polisi, dirinya meninggalkan tas berisi pakaian itu, karena mengikuti tauziah KH Anwar Zahid di Masjid Agung Tulungagung, Selasa (28/5/2019) pukul 16.00 WIB.
Tas itu ditinggalkan di Pos Kamling, hingga selesai salat tarawih.
Setelah selesai acara, Imna tetap meninggalkan tas miliknya karena berat.
“Maksudnya akan diambil esoknya, karena tasnya cukup berat,” sambung Sumaji.
Namun ternyata tas yang tergeletak di Pos Kamling itu membuat warga gempar.
Mereka khawatir tas tak bertuan itu berisi peledak.
Imna pun meminta maaf karena sempat membuat warga sekitar ketakutan karena tasnya.
“Semoga ini menjadi pembelajaran bersama, agar tidak menaruh tas sembarangan. Karena bisa memicu kecurigaan dan ketakutan,” pungkas Sumaji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tas-isi-bom-tulungagung.jpg)