Berita Sidoarjo

Wali Murid Keluhkan Aturan Pengambilan PIN PPDB SMAN di Sidoarjo

Berubah-ubahnya aturan pengambilan nomor personal identification number (PIN) PPDB SMA Negeri di Sidoarjo dikeluhkan wali murid.

foto: kukuh kurniawan
Suasana antrean pengambilan PIN PPDB, Selasa (28/5/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Berubah-ubahnya aturan pengambilan nomor personal identification number (PIN) PPDB SMA Negeri di Sidoarjo dikeluhkan wali murid.

Seperti terjadi di SMAN 1 Waru. Seorang wali murid, Solekan mengatakan dirinya harus kelimpungan saat tahu syarat pengambilan pin PPDB harus menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL).

"Padahal anak saya belum pengumuman kelulusan. Namun syaratnya harus menunjukkan SKL, ya saya sempat bingung. Apalagi sekolah tempat anak saya juga belum bisa memberikan SKL," ujarnya, Selasa (28/5/2019)

Untungnya saat ini peraturan tersebut diubah. Sehingga tidak perlu menunjukkan SKL dan hanya menunjukkan nomor ujian nasional dan kartu keluarga.

"Ya memang sebaiknya begini biar orang tua murid tidak bingung lari kesana kemari. Kan kita juga khawatir bila anak kita tak bisa dapat nomor PIN PPDB," terangnya.

Suliaji seorang wali murid SMAN 1 Waru Sidoarjo mengaku hal yang sama.

Menurut dia awalnya peraturan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim seperti itu. Dan tidak hanya SMAN 1 Waru saja tetapi SMAN lainnya.

"Tapi mulai Selasa ini sudah direvisi kembali dari sana. Sehingga tak perlu SKL, wali murid sudah bisa mendaftarkan anaknya untuk memperoleh PIN PPDB cuma syaratnya harus menunjukkan nomor ujian nasional dan kartu keluarga," tandasnya.

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved