Citizen Reporter

Pedas Menggigit Kerupuk Pecel Nganjuk, Belum Puas masih Ada Es Rujak Serut, Mau Coba? 

Sambal pecel di Nganjuk kebanyakan berbumbu pedas. Kalau tidak pedas, tidak asyik.

Pedas Menggigit Kerupuk Pecel Nganjuk, Belum Puas masih Ada Es Rujak Serut, Mau Coba? 
foto: istimewa
Kerupuk Pecel, kuliner khas Nganjuk, Jatim. 

NASI PECEL  tentu tidak asing lagi. Kalau kerupuk pecel? Nah, yang ini populer di Nganjuk.

Jika nasi pecel menjadi makanan berat, maka kerupuk pecel ini camilan. Murah meriah dan pedasnya memuaskan. Sambal pecel di Nganjuk kebanyakan berbumbu pedas. Kalau tidak pedas, tidak asyik.

Sayuran rebusnya sama seperti nasi pecel. Bumbu kacangnya juga sama. Yang membedakan hanya penyajiannya.

Pincuk, alas makan dari daun pisang, menjadi piring alami. Kerupuk yang dipakai sebenarnya bisa kerupuk apa saja. Akan tetapi, yang sering ditemui adalah kerupuk goreng pasir. Kerupuk berdiameter sekitar 5 cm itu ditata di pincuk.

Mulyono, salah satu penjual yang ditemui beberapa waktu lalu, menunjukkan cara menyajikan. Sayuran ditata di atas kerupuk dan diguyur sambel pecel. Jadilah kerupuk pecel.

Cara makannya memang tampak tidak elegan, tetapi justru di situ letak keunikannya. Kerupuk pecel harus segera disantap begitu disajikan. Jika tidak, kerupuknya akan melempem karena kena sayur rebus dan bumbu pecel.

Angkat pincuk mendekati mulut dan nikmati sepotong kerupuk lengkap dengan sayur dan bumbu.

Awas, hati-hati bumbunya bisa membuat belepotan dan menetes. Itu sebabnya, dekatkan pincuk supaya tetesan bumbu tidak mengenai baju.

Pedasnya biasanya menggigit, tetapi itu yang dicari. Biasanya sepincuk tidak cukup memuaskan. Sodorkan lagi pincuk itu untuk minta tambahan kerupuk pecel.

Meski sudah kepedasan, masih ada yang dicari lagi, yaitu es rujak. Rujaknya rujak serut yang dikemas dalam plastik es. Isinya mentimun, nanas, dan buah yang biasa ditemui sesuai musim.

Pedas, asam, manis bercampur dan meninggalkan paduan rasa yang lengkap.

Ajeng Karuniya Putri
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
ajengkaruniyaputri4527@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved