Rabu, 13 Mei 2026

Update Penyebab WA IG FB Error, Down atau Gangguan Hari ini Rabu 22 Mei 2019

Gangguan whatsapp (WA) Instagram (IG) dan Facebook (FB) atau error alias down hari ini, Rabu 22 Mei 2019 Penyebab gangguan WA IG dan FB

Tayang:
Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Tribunnews.com
Update penyebab WA IG FB Error atau gangguan Hari ini 22 Mei 2019 

SURYA.CO.ID | Jakarta - Gangguan whatsapp (WA) Instagram (IG) dan Facebook (FB) atau error alias down hari ini, Rabu 22 Mei 2019 masih berlangsung. Penyebab gangguan WA IG dan FB diduga karena batasan pemerintah.

Informasi yang SURYA.CO.ID himpun gangguan WA IG dan FB terjadi sejak Rabu siang sampai sore. Saat berita SURYA.CO.ID turunkan, pada jam 18.30 WIB gangguan itu masih terjadi.

Pantauan di situs Down Detector, Rabu (22/5/2019), pada live outage map memang terlihat sejumlah negara ditandai merah dan kuning dalam pengecekan layanan Instagram dan WhatsApp menandakan adanya gangguan layanan.

Berikut Fotonya

FB, WA, IG Error Gangguan
FB, WA, IG Error Gangguan (situs Down Detector)

Untuk diketahui, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara sempat mengatakan kalau beberapa fitur di media sosial dan messaging system dibatasi hari ini, Rabu (22/5/2019).

"Pembatasan fitur-fitur media sosial, tidak semuanya, dan messaging system," jelas Rudiantara dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu siang seperti SURYA.CO.ID kutip dari KOMPAS.com dengan judul Menkominfo: Medsos dan WhatsApp Dibatasi, Download Video Akan Lambat

Menkominfo mengatakan modus operandi penyebaran hoaks adalah dengan mengunggah video, meme, atau foto ke media sosial, seperti Facebook atau Instagram.

"Kemudian di-screencapture, diambil, viralnya bukan di media sosial, viralnya di messaging system WhatsApp," jelasnya.

Dengan pembatasan ini, Rudiantara mengatakan pengguna WhatsApp akan mengalami pelambatan saat mengunduh atau mengunggah video serta foto.

"Nah jadi temen-teman dan kita semua akan mengalami pelambatan kalau kita download atau upload video kemudian juga foto," tandas Rudiantara.

"Kenapa, karena viralnya yang negatif, besar mudharat-nya ada disana," imbuh dia.

Rudiantara menegaskan bahwa pembatasan ini akan dilakukan bertahap dan bersifat sementara.

Ia pun meminta masyarakat untuk mengakses media mainstream sebagai sumber informasi.

"Justru kalau menurut saya kita sangat mengapresiasi media mainstream biasanya mainnya di media sosial dan sekarang kita kembali ke media mainstream," pungkas Ra.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto juga mengumumkan pembatasan akses media sosial untuk menekan beredarnya hoaks

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved