Jelang Ramadhan, Harga Bunga Untuk Ziarah Kubur Meningkat

Menjelang bulan Ramadhan, harga bunga untuk keperluan nyekar atau ziarah kubur semakin melonjak. Malahan kenaikanya lebih dari 100 persen.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Penjual bunga di Jl Patimura, Kota Kediri banyak dicari masyarakat untuk tradisi nyekar menjelang puasa, Minggu (5/5/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Menjelang bulan Ramadhan, harga bunga untuk keperluan nyekar atau ziarah kubur semakin melonjak. Malahan kenaikanya lebih dari 100 persen.

Harga bunga kenanga yang banyak digunakan untuk nyekar semula hanya Rp 40.000 per kg sekarang melonjak menjadi Rp 100.000 per kg.

"Harga satu biji bunga kantil semula hanya Rp 500 sekarang harganya menjadi Rp 1.000," ungkap Suminah (60) penjual bunga di Jl Patimura, Kota Kediri, Minggu (5/5/2019).

Sementara bunga grendel atau pacar banyu yang semula Rp 20.000 per kg, sekarang harganya menjadi Rp 50.000 per kg.

Sedangkan harga bunga mawar juga terkerek naik tajam dari semula hanya Rp 20.000 setiap setengah kg menjadi Rp 150.000 per setengah kg.

Bunga melati juga mengalami kenaikan sekarang setengah kg Rp 70.000. Padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 30.000 per setengah kg.

Selama ini kebutuhan bunga kenanga banyak dipasok dari wilayah Srengat, Kabupaten Blitar. Sedangkan bunga mawar dari daerah Ngliman, Kabupaten Nganjuk dan bunga grendel dari Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Kenaikan harga bunga untuk nyekar ini mulai terasa sejak lima hari menjelang puasa. Namun pada awal puasa biasanya akan berangsur turun.

Harga bunga kembali mengalami kenaikan menjelang Lebaran hingga Lebaran Ketupat.

Selama ini pasar bunga yang berjualan di trotoar Jl Patimura telah menjadi lokasi pasar grosir penjual bunga untuk keperluan nyekar. Penjual bunga di sekitar pemakaman kulakan di pasar grosir.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved