Keistimewaan Durian Boneng Tanpa Biji asal Bayuwangi, Rasanya Lebih Dahsyat dari Durian Malaysia

Keistimewaan durian Boneng tanpa biji asal Bayuwangi disampaikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Tri Mulyono
Instagram
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menunjukkan Durian Boneng tanpa biji. 

“Saya kira rasa durian non-biji ini lebih dahsyat dari yang ada di Malaysia.”

Ia juga mengungkapkan bahwa Pak Boneng bahkan sudah berhasil menjual duriannya hingga ke Jakarta.

Bupati Banyuwangi tersebut juga menambahkan caption sebagia berikut.

“DURIAN BONENG. Durian TANPA BIJI dari Banyuwangi.

Mampir ke ”Durian Si Boneng”, usahanya Mas Slamet Hariyadi di Desa Songgon.

Di sini beragam durian lokal tersaji. Salah satu yang paling top adalah durian tanpa biji atau yang dikenal sebagai #DurianBONENG.

Bayangkan, durian yang sudah sangat enak itu, tanpa biji, jadi pastinya tambah uenak.

Ada juga durian merah, pelangi, orange, dan mentega. Setelah makan durian di sini, disediakan pula manggis.

Mas Slamet ini rutin kirim berdus-dus durian ke berbagai daerah, sampai Jakarta. Saat musim durian, alhamdulillah omzetnya belasan juta rupiah per hari.

Di Kecamatan Songgon yang jadi tempat usahanya Mas Slamet memang salah satu sentra durian di Banyuwangi.

Di kecamatan ini ada 465 hektare lahan durian dgn puluhan ribu pohon.” tulis Azwar Anas.

Desa Songgon di Kabupaten Banyuwangi memang terkenal dengan buah duriannya.

Desa Songgon terletak di kaki Gunung Raung dan terkenal telah mengeluarkan berbagai jenis durian dengan varietas unik.

Beberapa durian unik dari Desa Songgon, Kabupaten Banyuwangi yakni durian pelangi, durian merah, durian cappuccino, durian bajul dan durian oranye. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved