Kamis, 21 Mei 2026

Berita Pasuruan

Bupati Pasuruan Akan Terapkan Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini

Dalam hardiknas kali ini, Gus Irsyad ingin para pelajar mulai dari SD hingga SMA, mendapatkan pelajaran soal anti korupsi.

Tayang:
surya.co.id/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron dan Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi saat peringatan Hardiknas 2019, Kamis (2/5/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sedang menyiapkan peraturan bupati (perbup) yang mengatur tentang pendidikan korupsi untuk para pelajar di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kompleks Perkantoran Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/5/2019) pagi.

Hardiknas kali ini, mengusung tema menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan.

Kepada SURYA.co.id, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati menjelaskan, pendidikan dan pemahaman anti korupsi itu harus dipupuk sejak dini.

Maka dari itu, dalam hardiknas kali ini, Gus Irsyad ingin para pelajar mulai dari SD hingga SMA, mendapatkan pelajaran soal anti korupsi.

Ia pun meminta Dinas Pendidikan untuk membuat sebuah kurikulumnya.

"Ini perbupnya sedang kami siapkan. Insyallah tahun ini sudah diterapkan. Kami juga menyiapkan sumber daya manusiannya, dalam hal ini adalah guru-guru di semua sekolah," katanya.

Ia menerangkan, guru-guru yang terpilih untuk memberikan pendidikan anti korupsi ini adalah guru PPKN di setiap sekolah.

Jadi, setelah perbupnya nanti disahkan, maka SDMnya juga akan disiapkan.

"Nanti akan ada pelatihan dan pendidikan bagi guru-guru agar fasih menerapkan kurikulum pendidikan anti korupsi untuk anak usia dini. Jadi, perbupnya disahkan, SDM disiapkan, dan akhirnya diterapkan," jelasnya.

Goalnya, lanjut Irsyad, mencetak anak-anak muda generasi penerus bangsa sebagai generasi yang milenial dan memiliki karakter yang kuat. Tidak mudah goyah dan menjauhi korupsi.

"Jadi anak-anak akan digembleng sejak dini soal korupsi. Dijelaskan soal korupsi, bagaimana korupsi dan menekankan ke anak-anak, korupsi tidak benar dan melanggar hukum," paparnya.

Gus Irsyad berharap, ke depan anak-anak calon pemimpin bangsa ini memiliki karakter yang kuat dan menolak korupsi.

Bagi dia, pemahaman dan penjelasan soal korupsi itu penting.

"Mereka sudah paham korupsi itu apa dan mereka paham bahwa korupsi itu haram dan melanggar ketentuan. Berharap bisa mencetak generasi emas di Pasuruan yang menolak korupsi," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved