Klarifikasi Caleg yang Karpetnya Dibakar Warga hingga Videonya Viral di Medsos, Bilang Kesepakatan
Klarifikasi Caleg yang Karpetnya Dibakar Warga hingga Videonya Viral di Medsos, Bilang Kesepakatan
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Caleg asal Tidore yang videonya viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu lantaran karpet pemberiannya untuk Masjid di daerah Tomolou dibakar oleh warga, beri klarifikasinya mengenai kasus tersebut.
Dalam pengakuannya, caleg berinisial AH itu membenarkan bahwa dirinya memang telah menjanjikan sejumlah sajadah untuk perlengkapan masjid yang sudah ia sepakati dengan lurah setempat.
Namun, hasil yang didapat caleg AH tak sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan oleh lurah kepadanya.
Caleg AH juga sempat mempertanyakan hasil pemilihan yang tak memenangkan dirinya di wilayah tersebut.
• VIDEO VIRAL Warga Ramai-ramai Bakar Pemberian Caleg untuk Masjid, Dipicu Hal Tak Etis Berikut!
• TERUNGKAP Biodata Caleg yang Karpet Pemberiannya Dibakar Warga hingga Videonya Viral di Medsos
Video klarifikasi itu kemudian juga viral di medsos dan diunggah oleh sebuah akun gosip, Minggu (21/4/2019).
"Jadi tanggal 17 April, pemilih di Tomolou, satu pun tak boleh ke orang lain. Semuanya harus ke pak AH. Ternyata kemarin tanggal 17 itu warna-warni. Sehingga saya patut mempertanyakan itu.
Satu, saya sudah menjanjikan sajadah di lantai dua masjid, itu akan saya pasang dan bersepakat dengan lurah Tomolou serta jamaah masjid dengan catatan apa yang disampaikan pak lurah itu terwujud. Bahwa tanggal 17, saya menang," ucap caleg berinisial AH.
Dalam klarifikasinya pula, caleg AH mengatakan jika ia meminta untuk beberapa caleg yang namanya turut dipilih oleh warga, agar ikut membantu sajadah di masjid Tomolou.
Caleg AH juga menambahkan, atas perkataannya tersebut, beberapa warga menjadi tersinggung dan melakukan aksi pembakaran sajadah tersebut.
"Dengan demikian, saya berharap bahwa warga Tomolou yang memilih selain saya, untuk mengimbau agar mereka juga ikut membantu sajadah di lantai dua masjid. Kata-kata ini membuat mereka tersinggung. Di sini saya bertanya, 'di mana letak salah saya?'," jelas caleg AH.

Caleg AH merupakan pria kelahiran Gurabati, Tidore Selatan, Tidore Kepulauan, pada 2 Januari 1955.
Sebelumnya, viral video warga yang masih mengenakan pakaian ibadah menarik sejumlah karpet sholat ke luar masjid.
Setelah itu, warga lalu beramai-ramai membakar karpet masjid itu di sebuah tanah lapang depan area masjid.
Dilansir dari akun Instagram @riweuh_id, Sabtu (20/4/2019), sejumlah alat sholat dan perlengkapan masjid itu ternyata hasil sumbangan calon legislatif (caleg) wilayah setempat.
Dijelaskan dalam postingan akun ini, aksi warga ini dilandasi kekesalan terhadap sang caleg yang menyinggung semua sumbangan untuk masjid setelah gagal menjadi anggota dewan.