Pilpres 2019
Jokowi Menang di Rutan Medaeng, Prabowo Menang di Lapas Lowokwaru
Jokowi dan Prabowo meraih kemenangan di dua lapas yang berbeda. Di Rutan Medaeng, Jokowi menang. Sedangkan di lapas Lowokwaru, Prabowo menang.
SURYA.co.id | SIDOARJO - Perolehan suara pasangan Capres Cawapres nomor urut 1, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengungguli perolehan suara Prabowo-Sandi di rutan kelas 1 Surabaya atau Rutan Medaeng, Rabu (17/4/2019).
Pantauan di lapangan, ada empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah selesai melaksanakan penghitungan suara untuk Pilpres 2019.
Ada empat TPS yang berada di dalam Rutan Medaeng tersebut. Yaitu TPS 30, 31, 32, dan 33.
Di TPS 30, pasangan Jokowi Ma'aruf Amin memperoleh suara sebanyak 41 suara. Sedangkan Prabowo Sandiaga mendapat 27 suara
• HASIL Pilpres 2019 - Quick Count 5 Lembaga Survei, Jokowi Sementara Menang atas Prabowo
• Hasil Sementara Pilpres 2019 Quick Count Poltracking: Jokowi-Maruf 55,12%, Prabowo-Sandi 44,88%
Di TPS 31, pasangan 01 mendapat suara sebanyak 139, sedangkan pasangan 02 hanya 118 suara
Sedangkan di TPS 32, Jokowi mendapat sebanyak 49 suara. Dan untuk Prabowo 25 suara saja.
Dan yang terakhir, yaitu TPS 33, Jokowi Ma'aruf Amin memperoleh 57 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 22 suara saja.
Total surat suara dari warga binaan yang memilih yaitu sebanyak 494 surat suara.
Dengan perincian surat suara yang sah sebanyak 478 surat suara dan yang tidak sah sebanyak 16 surat suara.
Prabowo Menang di Lapas Lowokwaru
Sementara itu di lapas yang berbeda, yakni lapas Lowokwaru, Kota malang, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno unggul telak 65 persen atas Joko Widodo - Maruf Amin.
Dari data yang diterima SURYAMALANG.COM, tercatat ada 623 suara yang mencoblos Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Sementara untuk Jokowi - Maruf Amin hanya 250 suara.
Sedangkan 64 suara yang lain tidak sah.
"Di Lapas Lowokwaru ada 11 TPS dengan 937 DPT yang berhak memberikan suaranya pada pemilu 2019 ini," ucap Kalapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang, Yudi Suseno.
Meskipun demikian, jumlah daftar pemilih tersebut masih sedikit dibandingkan dengan jumlah warga binaan di Lapas Lowokwaru yang mencapai 3134.
Kata Yudi, 2197 warga binaan itu banyak yang tidak terdaftar administrasi karena beberapa faktor.
Di antaranya ialah tidak memiliki KTP, belum daftar A5 dan belum masuk DPT.
"Kebanyakan dari mereka memang tidak mengurus administrasi, karena banyak juga tahanan dari luar Malang," ucapnya.
Selain itu, faktor lain yang menjadi kendala warga binaan itu ialah banyak yang sudah bebas atau dipindah ke Lapas lain.
Di sisi lain, Yudi menjelaskan, bahwa di dalam Lapas tersebut, memang ada tambahan TPS untuk mencukupi antusiasme dari warga binaan.
"Dulu ada 4 TPS, tahun ini ditambah 7 TPS. Alhamdulilah, semuanya aman terkendali, berjalan dengan lancar hingga selesai perhitungan suara," ujarnya.(kukuh kurniawan/rifky edgar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/hasil-pilpres-2019-di-lapas.jpg)