Pilpres 2019
Jokowi : "Kita Harus Bersabar Menunggu Penghitungan dari KPU Secara Resmi"
Meski quick count 5 lembaga menyebut Jokowi unggul sementara dari Prabowo, namun Jokowi meminta agar menunggu perhitungan resmi dari KPU.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | JAKARTA - Joko Widodo atau Jokowi, calon presiden nomor urut 01, memberikan pernyataan terkait hasil sementara pemungutan suara, Rabu (17/4/2019).
Jokowi mengatakan, bagaimanapun, pihaknya masih harus bersabar menunggu penghitungan suara yang dilakukan KPU secara resmi.
"Dari indikasi Exit Poll dan Quick Count, tadi sudah kita lihat semuanya. Tetapi kita harus bersabar menunggu penghitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi di Djakarta Theater
Perlu diketahui, hingga pukul 17.05 WIB, lima lembaga survey yang menggelar quick count, memperlihatkan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin lebih unggul dibandingkan Prabowo-Sandi.
Versi Hitung Cepat Kompas menyebut Jokowi meraih 54.27 persen dan Prabowo 45.73 persen.
Sedangkan versi Indo Barometer, Jokowi meraih 53.64 persen dan Prabowo 46.36 persen.
Sementara versi Charta Politika, Jokowi meraih 54,32 persen dan Prabowo 45.68 persen.
Lalu, Poltracking indonesia, Jokowi meraih 54.80 persen dan Prabowo 45.20 persen.
Terakhir, Indikator Politik Indonesia, Jokowi meraih 54.38 persen dan Prabowo 45.62 persen.
Tanpa membicarakan keunggulannya sama sekali, Jokowi meminta masyarakat untuk kembali bersatu setelah selama beberapa bulan dalam masa Pilpres 2019, seakan-akan terpecah menjadi 2 kubu.
"Marilah kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air, menjalin dan merawat persatuan, kerukunan, dan persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air.
• Jokowi-Maruf Amin Unggul di TPS Sebelah Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Jatim
• Jokowi Menang di Rutan Medaeng, Prabowo Menang di Lapas Lowokwaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jokowi-kampanye-terbuka.jpg)