Ada Oknum ASN dan Pedagang Kayu yang Terlibat Pembalakan 91 Pohon Sono Keling di Tulungagung

Sebanyak 91 pohon sono keling di Tulungagung ditebang secara diam-diam dan ilegal. Diduga, ada oknum ASN yang ikut bermain.

Ada Oknum ASN dan Pedagang Kayu yang Terlibat Pembalakan 91 Pohon Sono Keling di Tulungagung
ist
Salah satu foto yang menunjukkan detik-detik penebangan pohon sono keling di depan Mapolsek Sumbergempol. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Jumlah pohon sono keling yang ditebang di sepanjang jalan nasional (bukan provinsi seperti diberitakan sebalumnya) Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek mencapai 91 pohon.

Jumlah itu berdasar penelurusan tunggak kayu di ruas jalan Trenggalek-Tulungagung dan Tulungagung-Blitar.

“Kami sudah punya data lengkap per pohon, bahkan hingga koordinatnya masing-masing,” ungkap Direktur Eksekutif Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi, Muchammad Ichwan Musyofa, Minggu (7/4/2019).

Ichwan adalah salah satu pihak yang diundang dalam pertemuan para pihak, di Dinas Kehutanan Jawa Timur, Jumat (5/4/2019) lalu.

Menurut Ichwan, pohon-pohon itu berada di ruang milik jalan (Rumija), jalan nasional.

Yang punya wewenang di area itu adalah Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN).

Namun yang menjadi masalah, BPJN merasa tidak ada pencurian di wilayahnya.

“Makanya kita ajak cek lokasi kalau tidak merasa ada pencurian. Tapi harus ada komitmen untuk melapor,” tegas Ichwan.

Rencananya akan dilakukan survei bersama pada Selasa (9/4/2019), di lokasi bekas tebangan.

Dalam rapat bersama itu terungkap, pembalakan sono keling ini dilakukan tanpa izin.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved