Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pasuruan

Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ ke DPRD, Ini Komitmennya di Kepemimpinan Periode Kedua

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018

Tayang:
surya.co.id/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018 

SURYA.co.id | PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018 dalam rapat paripurna pertama di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Senin (1/4/2019) siang.

Ini merupakan bentuk tanggung jawab Bupati Pasuruan dalam menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah ke DPRD sesuai dengan amanah konstitusi UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Dalam kesempatan ini, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan menyampaikan banyak hal.

Pertama, realisasi pendapatan daerah tahun 2018, Rp 3.187.962.193.913. Atau jika dipresentasikan sekitar 97,84 persen

Kedua, belanja daerah di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Belanja daerah tahun 2018 terealisasi Rp 3.140.572.335.212 atau terserap 93 persen dari pendapatan daerah.

Belanja daerah itu terdiri dari belanja tidak langsung dan langsung.

Belanja tidak langsung tahun 2018 terealisasi Rp 1.790.163.334.384 atau terserap 96,20 persen.

Sedangkan belanja langsung tahun 2018 terserap Rp 1.350.409.000.828 atau sekitar 89,08 persen.

Dengan demikian, proporsi belanja tidak langsung terhadap realisasi belanja daerah tahun 2018 sebesar 57 persen, sedangkan belanja langsung sebesar 43 persen.

Setelah itu, ia juga menyampaikan pencapaian indikator kinerja utama daerah berdasarkan RPJMD tahun 2013 - 2018.

Dikatakan Gus Irsyad, ada sembilan indikator dalam hal ini.

Di antaranya adalah penilaian SAKIP oleh KemenPAN-RB.

Selanjutnya, opini BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah, tingkat pengangguran terbuka (TPT), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita, pertumbuhan ekonomi, Nilai Tukar Petani (NTP), Indeks Kesenjangan Wilayah, dan terakhir angka kemiskinan di Pasuruan.

"Saya menyadari, selain terdapat capaian positif yang dapat dilanjutkan dan ditingkatkan, ada juga kekurangan yang harus diperbaiki. Oleh karena itu, dalam lima tahun ke depan, saya bersama pak Sabup akan berusaha mengemban tugas sebaik-baiknya dengan membawa misi untuk membuat masyarakat Pasuruan lebih sejahtera dan maslahat," kata Gus Irsyad kepada SURYA.co.id.

Dia menjelaskan ini merupakan periode keduanya menjabat sebagai Bupati Pasuruan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved