Internasional

Terlibat Pembunuhan CEO yang Juga Majikannya, Sosok TKW Indonesia Diburu Polisi Malaysia

Polisi Malaysia mengejar seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW) Indonesia karena diduga terlibat dalam pembunuhan majikannya yang juga CEO Cradle Fund.

Terlibat Pembunuhan CEO yang Juga Majikannya, Sosok TKW Indonesia Diburu Polisi Malaysia
Facebook/Nazrin Hassan
Mantan CEO Cradle Fund Nazrin Hassan (kiri) dan istrinya Samirah Muzaffar. Terlibat Pembunuhan CEO Majikannya, Sosok TKW Indonesia Dikejar Polisi Malaysia 

Terlibat Pembunuhan CEO Majikannya, Sosok TKW Indonesia Dikejar Polisi Malaysia

SURYA.co.id | KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia mengejar seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW) Indonesia karena diduga terlibat dalam pembunuhan majikannya yang juga CEO Cradle Fund.

Sebagai informasi, Cradle Fund merupakan perusahaan di bawah Kementerian Keuangan Malaysia untuk membantu pendanaan dan mengembangkan perusahaan start-up.

CEO Cradle Fund, Nazrin Hassa tewas pada 14 Juni 2018. Dia ditemukan tewas di kamarnya di Petaling Jaya, Malaysia.

Atas kejadian itu, Polisi Malaysia menangkap tiga orang, yakni istri dan dua anak Nazrin Hassa yang diduga kongklaikong dalam kasus dugaan pembunuhan.

Babak Baru ! Kasus Rian Sewa Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan Ditangkap di Hotel Surabaya

Lucinta Luna Lakukan ini Saat Hotman Paris Akan Bocorkan 25 Pria yang Kencaninya, Artis hingga Atlet

5 Fakta Pria Riau Nekat Berkelahi dengan Harimau yang Hendak Menyerang, Kondisinya Memprihatinkan

Selain ketiga tersangka, Polisi Malaysia juga masih memburu seorang perempuan terkait pembunuhan tersebut.

Perempuan itu diketahui merupakan pembantu ( TKW) mereka yang berasal dari Indonesia.

Kematian Nazrin Hassa sempat misterius dan belum terpecahkan sehingga memicu berbagai spekulasi.

Dia dilaporkan tewas setelah ponselnya meledak saat dicas di samping tempat tidurnya sehingga menyebabkan dia terjebak dalam kamarnya yang terbakar.

Insiden tersebut membuatnya mengalami luka bakar sebesar 30 persen.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved