Video Preman Nekat Rampas Uang dan Hp di Tengah Keramaian Viral, Beraksi Saat Tak Ada Patroli

Aksi preman di Terminal Parluasan, Pematangsiantar, menjadi viral lantaran berani merampas uang korbannya di tengah keramaian. Lihat videonya

Tribun Medan
Video viral preman rampas uang korbannya di tengah keramaian 

SURYA.co.id - Video aksi preman di Terminal Parluasan, Pematangsiantar, beredar viral di media sosial.

Dalam video rekaman yang beredar di media sosial, tampak seorang pria yang menyandang tas didatangi beberapa orang pria dewasa.

Pria itu langsung dimintai uang, bahkan beberapa orang nekat mengambil dompet pria tersebut.

Setelah pelaku berhasil mengambil uang, korban langsung digiring ke tempat sunyi.

Beberapa warganet tampak kesal dengan aksi ini lantaran dilakukan di tempat ramai tanpa ada satu orang pun yang coba menolong.

Bukti Baru Ahmad Dhani Bisa Bebas Diungkap Hendarsam, Fadli Zon Minta Perlakuan sama Ahok

Viral di WhatsApp (WA), Video Gadis Mojokerto Ada 2 Adegan, Seperti ini Tampang Pemerannya

Vanessa Angel Hamil? Terungkap Alasan Dia Mau Bunuh Diri, Kapolda Jatim Tak Akan Istimewakan

Korban Penculikan Aktivis 98 Ungkap Kisahnya Jelang Soeharto Mundur, Diborgol & Mata Ditutup Kain

RUU Permusikan Ramai Dikritik, Musisi Senior Iwan Fals Berikan Pesan Bijak: Malu Tau, Katanya

Aksi ini juga dilakukan dalam waktu yang cukup singkat.

Dilansir dari Tribun Medan, Polsek Siantar Utara telah menangkap dua pelaku preman yang melakukan pemerasan.

Penangkapan keduanya dilakukan di Terminal Parluasan, tak jauh dari lokasi di video.

Dua pelaku ini telah dipindahkan dari Polsek Siantar Utara ke ke Polres Siantar.

Dua pelaku sempat masuk ke dalam ruangan Sat Narkoba Polres Siantar. Selanjutnya, polisi membawa dua pelaku menggunakan mobil patroli.

Dua pelaku ini juga kabarnya telah selesai menjalani tes urin narkoba.

Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara, Ipda Simanjuntak mengatakan kejadian pada video tersebut terjadi pada Selasa (5/2/2019) siang.

Ia mengatakan bahwa dua pelaku memang kerap melakukan pemerasan terhadap orang yang baru turun dari angkutan umum. 

"Kejadian kemarin. Memang itu kerjaan mereka,"ujarnya di Polres Siantar, Rabu (6/2/2019).

Saat ditanyaapakah tidak ada melakukan patroli saban hari, kata Ipda Simanjuntak mengatakan sering melakukan patroli.

Namun, ia mengatakan pelaku sering muncul ketika usai patroli.

"Seringnya kita patroli. Cuma kadang saat kita tak ada, mereka muncul," ujarnya. 

Dua pelaku pemerasan di Terminal Parluasan, Pematangsiantar, ditangkap Polsek Siantar Utara, Rabu (6/2/2019)
Dua pelaku pemerasan di Terminal Parluasan, Pematangsiantar, ditangkap Polsek Siantar Utara, Rabu (6/2/2019) (Tribun Medan)

Fakta-fakta Mahasiswa ATKP Tewas Dianiaya Senior di Makassar, Sempat Dibilang Jatuh di Kamar Mandi

Dua pelaku bernama Hotlan Simanjuntak (23) warga Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dan Septian Siregar (29) warga Jalan Cendana Kota Siantar.

Diketahui, korban hendak berpergian menuju Simpang Kawat, Kabupaten Asahan.

Korban mendapatkan bentuk pemerasan saat berada di Terminal Parluasan, Kota Siantar.

Berikut videonya:

Penangkapan Hercules Tersangka Premanisme

Seorang pimpinan preman Hercules ditangkap anggota Polres Metro Jakarta Barat di Jalan Kebon Jeruk Indah Blok B E-12, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (21/11/2018).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan Hercules yang memiliki nama lengkap Hercules Rosario Marshal, kini statusnya sudah tersangka dan terancam tujuh tahun penjara.

"Kalau ditangkap, sudah tersangka. Terancam tujuh tahun penjara," jelas Hengki kepada awak media.

Fakta-fakta kronologi penangkapan Hercules versi polisi sebagai berikut :

Menurut Hengki, pertama, Hercules ini ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya.

Kedua, Hercules kooperatif. Ketiga, Hercules langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Jadi Hercules dibekuk rumahnya. Ditangkap karena memang kita menangkap berdasarkan dari keresahan masyarakat. Memang lagi naik intensitas kegiatan premanisme ini. Sehingga, beberapa waktu yang lalu kita melakukan penangkapan terhadap beberapa kelompok ya di Kalideres, salah satunya berkaitan dengan Hercules ini," ungkap Hengki.

Keempat, Hengki menambahkan, penangkapan Hercules terkait kasus penyerangan, penguasaan lahan, pengerusakan, hingga pengancaman ke sejumlah karyawan PT Nila di Komplek Rumah Toko (Ruko) di Kalideres.

"Kasusnya itu terkait dengan ada penyerangan di Komplek ruko di Kalideres, yang lahan milik PT Nila. Mereka didatangi sebanyak 60 orang preman. Puluhan preman ini pun dipimpin oleh Hercules," ucapnya.

Hengki mengatakan puluhan preman diketahui anak buah Hercules diketahui mengambilalih kantor pemasaran di Kalideres saat itu.

Selain itu, kelompok preman Hercules ini menguasai lahan secara tidak sah.

"Kemudian ada juga beberapa ruko disewakan. Terhadap pemilik ruko dimintai uang di setiap bulannya oleh kelompok Hercules ini sebesar Rp 500.000 lebih. Ini kan salah satu bentuknya premanisme. Sehingga hasil pemeriksan kami kemarin yang sebelumnya kita tangkap ada 10 orang (preman) kita tangkap lagi dan terus kita kembangkan," paparnya kembali.

Hengki pun yakin, pihaknya telah melengkapi barang bukti yang kuat.

"Ketika alat buktinya sudah lengkap kita ketika itu langsung tangkap," singkatnya.

Menurut Hengki, Hercules dijerat Pasal 170 KUHP terkait pengerusakan terhadap barang atau pun orang, dan Pasal 335 tentang perbuatan tak menyenangkan.

Hercules Rosario Marshal (Hercules) ditangkap Satreskrim Jakarta Barat Polres Metro Jakarta Barat di rumahnya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat sekitar pukul 15.00 WIB.

Penangkapan itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Jakarta Barat Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu.

Berdasarkan informasi ‎yang dihimpun TribunJakarta.com, penangkapan Hercules berlangsung tanpa perlawanan.

Ada enam anggota polisi yang masuk ke dalam rumah Hercules, di antaranya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu didampingi Kanit Krimum AKP Rulian Syauri.

Mereka tampak berbincang beberapa saat di ruang tamu bersama Hercules tanpa ada perlawanan sama sekali.

Saat itu, Hercules mengenakan kaus lengan panjang berwarna putih bergaris hitam.

Sedangkan beberapa polisi dengan membawa senjata lengkap tampak berjaga di depan rumah Hercules.

Setelah beberapa saat, Hercules yang sudah berganti pakaian tampak digiring anggota polisi menuju mobil Daihatsu Gran Max warna biru untuk dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat.

Saat ini Hercules masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Barat.

BREAKING NEWS - Ahmad Dhani Batal Ditahan di Rutan Medaeng Sidoarjo

Mantan Pacar Vanessa Angel Buron, PAN Minta Mandala Shoji Serahkan Diri dan Persilakan KPU Mencoret

Tukang Sampah di Kota Blitar Ini Langsung Terpental Usai Ditabrak Avanza dari Belakang, Nasibnya

Dewi Perssik Pamer Perawatan Seharga Rp 50 Juta Sekali Infus, Bikin Wajah Glowing Tanpa Makeup

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved