Senin, 27 April 2026

Berita Bisnis

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dan Kelompok Tani Desa Bago Panen Perdana Padi Organik

Program CSR itu disebut dengan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

surya.co.id/istimewa
Kegiatan panen perdana Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama kelompok tani Desa Bajo, Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama Kelompok Tani Bina Alam Sri di Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Selasa (29/1/19), menggelar panen perdana sawah padi organik.

Kegiatan itu digelar bersama PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, karena perusahaan hulu minyak dan gas bumi ini yang memberikan pendanaan dan pendampingan kepada para petani tersebut.

Agus Amperianto, General Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, mengatakan, pendanaan dan pendampingan bagi kelompok tani yang menanam padi organik ini merupakan bagian dari salah satu kegiatan CSR (Corporation Social Responsible) perusahaan.

"Jadi CSR kami berikan pada pertengahan tahun lalu kepada kelompok petani berupa modal dan kemudian pendampingan untuk menanam padi organik," jelas Agus dalam rilis yang diterima Rabu (30/1/2019) malam.

Program CSR itu disebut dengan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Terdiri atas kegiatan budidaya padi SRI organik, sayuran organik dan tanaman obat keluarga (toga) sebagai alternatif pengobatan.

Dengan program PSRLB ini, targetnya adalah peningkatan ekonomi masyarakat di desa Bank bisa lebih maksimal.

Selain para petani padi di sawah, manfaat juga didapat dari warga masyarakat dengan memanfaatkan lahan pekarangannya dalam menanam sayur organik dan toga.

"Kami berharap dengan adanya program CSR ini dapat meningkatkan pendapatan dengan penghematan biaya dan meningkatkan kemandirian. Konsep organik dapat diterapkan dan bahan-bahannya juga mudah ditemukan," ungkap Agus.

Sebelumnya di bulan Juli 2018, Pertamina memberikan pelatihan PSRLB kepada 47 orang peserta dari Desa Bajo selama 4 hari.

Sampai saat ini pendampingan masih intens dilakukan.

Salah satu sistem yang digunakan kelompok tani ini adalah konsep organik dengan praktek tanam tunggal.

Kemudian membuat kompos organik, mikro organisme lokal (mol), sampai pada pengobatan herbal untuk keluarga.

Salah satu keberhasilan dari pengobatan herbal dengan memanfaatkan toga hasil kerjasama ini adalah adanya dua anak yang mengalami kelumpuhan, tapi bisa terobati dari produk toga ini.

Afwan Daroni, Pertamina EP Cepu Field Manager, menambahkan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan Asset 4 dan warga Desa Bajo yang bisa berjalan lancar dan berkesinambungan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved