Sabtu, 11 April 2026

Berita Surabay

Dindik Jatim Mulai Libatkan KONI untuk PPDB Jalur Prestasi Olahraga

Keputusan Dindik ini setelah mempertimbangkan evaluasi PPDB 2018, karena sempat mendapatkan protes dari orang tua siswa.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya/eben haezer panca
Ilustrasi, seorang pria melintas di depan logo KONI Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi di Jawa Timur mengalami perubahan. Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memastikan untuk melibatkan KONI Jawa Timur dalam penerimaan siswa-siswa berpretasi jalur olahraga.

Keputusan Dindik ini setelah mempertimbangkan evaluasi PPDB 2018, karena sempat mendapatkan protes dari orang tua siswa.

Dindik ingin proses penerimaan siswa jalur prestasi olahraga ini dilakukan secara transparan, dengan menggandeng organisasi resmi pemerintah yang membidangi olahraga.

“Kami akan buat MoU (kesepahaman) dengan KONI pada 15 Februari 2019 di Kantor Dindik Jatim,” kata Sekretaris Dindik Jatim, Ramliyanto ketika dikonfirmasi, Rabu (30/1/2019).

Ramli panggilan akrab Ramliyanto mengatakan, dalam pelaksanaan penerimaan jalur prestasi, proses persaingan semakin ketat.

Apalagi proses seleksi melibatkan pihak ketiga yang sudah mengetahui secara detail jalur olahraga.

Rekomendasi KONI, ujar dia, menjadi pertimbangan yang sangat penting.

Serta Dindik tidak akan menerima prestasi siswa jalur olahraga di luar rekomendasi KONI.

Meskipun siswa yang bersangkutan sudah melakukan lomba tingkat nasional, kalau tidak ada rekomendasi KONI sebagai event resmi tidak akan diterima.

“Setelah MoU nanti juknis-nya akan digodok secara detail, ini dilakukan supaya tidak ada perbedaan persepsi. Kreteria siswa yang berprestasi seperti apa, misalnya sepakbola kalau berprestasi kan tidak mungkin semua pemainnya mendapatkan prestasi semua,” jelas Ramli.

Selain itu kuota jalur prestasi olahraga masih belum ada perubahan.

Hingga saat ini, jumlah kuota jalur prestasi hanya sebesar 1 persen.

Jumlah tersebut belum mengalami peningkatan.

“Kuota kan masih 1 persen. Jadi seleksinya ketat,” tegasnya.

Sekretaris Dewan Pendidikan Jawa Timur, Nuryanto mengatakan pihaknya bersama dengan Dindik telah membahas secara detail penerimaan siswa jalur prestasi olahraga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved