CPNS 2018

Sebanyak 531 Peserta Lulus Tes CPNS di Pemkab Lamongan, Ini Berkas yang Harus Disiapkan

Sebanyak 531 Peserta Lulus Tes CPNS di Pemkab Lamongan, Ini Berkas yang Harus Disiapkan

Sebanyak 531 Peserta Lulus Tes CPNS di Pemkab Lamongan, Ini Berkas yang Harus Disiapkan
Surabaya.Tribunnews.com/Hanif Manshuri
Para peserta CPNS 2018 Pemkab Lamongan saat melakukan persiapan tes kemampuan dasar. Sebanyak 531 Peserta Lulus Tes CPNS di Pemkab Lamongan, Ini Berkas yang Harus Disiapkan 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sebanyak 531 dinyatakan lulus seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tahun 2018.

"Yang belum terisi ada pada formasi K2 honorer sebanyak 17 formasi dan dari jabatan sani tarian sebanyak 5 formasi," ungkap Kepala BKD Lamongan, Ismunawan, Minggu (6/1/2019).

Maka tersisa 22 formasi yang masih kosong dari kebutuhan atau kuota untuk CPNS Lamongan.

Badan KepegawaianDaerah (BKD) Kabupaten Lamongan mengumumkan hasil akhir seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tahun 2018 melalui di website resmi BKD yakni bkd.lamongankab.go.id.

"Sudah diumumkan di website BKD hari  Kamis (3/1/2018)," kata Ismunawan.

Ismunawan menerangkan, berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K2630/86529/Xll/18.01 tentang Penyampaian Hasil Integrasi Nilai SKD-SKB CPNS Pemerintah Kabupaten Lamongan Tahun 2018 bahwa dari jumlah formasi 553, yang lulus dan berhak mengikuti pemberkasan sebanyak 531 orang.

Dengan total 531 peserta yang lulus ini, maka tersisa 22 formasi yang masih kosong.

Setelah pengumuman ini, menurut Ismunawan, pihaknya akan mengundang para peserta yang lolos untuk diberikan pembekalan pemberkasan.

"Kami undang besuk Senin (7/01/2019) di Aula BKD Lamongan untuk menerima pembekalan dan petunjuk pemberkasan CPNS, apa saja yang harus dilengkapi," katanya.

Tak hanha itu, Ismunawan mengimbau agar para peserta yang lulus ini mempersiapkan berkas-berkas yang harus dilengkapi yang sudah ada petunjuknya dan terlampir dipengumuman.

Yang perlu diwaspadai adalah soal legalisir ijazah, biasanya yang agak lama itu legalisir ijazah STR termasuk kewenangan siapa.

"Jadi yang melegalisir itu sesuai dengan kewenangan," katanya.

Untuk meminimalisir kesalahan, BKD siap untuk membantu para peserta dalam melakukan pemberkasan ini.

"Kami akan terus kontak dengan BKN agar teman-teman tidak salah dalam mencukupi berkas-berkasnya," ungkapnya.

Para peserta yang lulus wajib hadir pada undangan Senin (7/1/2019) besuk.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved