Jalan Gubeng Ambles
VIDEO Jalan Gubeng Ambles, Wawali Surabaya : Terkait Proyek RS Siloam
Jalan protokol Surabaya, yakni jalan Gubeng Ambles sedalam 20 meter, lebar 30 meter, dan panjang 100 meter.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Iksan Fauzi
"Imbauan ini juga sudah kita sampaikan. Pengerjaan konstruksi dihentikan total, arus lalu lintas juga kita atur untuk dialihkan, dan Pemkot berupaya untuk segera memulihkan jalan gubeng," tegasnya.
Saat ini, Pemkot juga tengah melakukan pengecekan bangunan-bangunan dan kondisi kontur tanah di radius 20 meter dari lokasi kejadian.
Tujuannya agar tidak ada kejadian tanah ambles susulan, dampak dari penurunan permukaan tanah akibar pembangunan basemen RS Siloam.
"Yang pasti Pemkot akan melakukan cek radius 20 meter utuk tanah apakah mengalami penurunan atau tidak dalam beberapa hari ke depan.
Hal ini untuk memastikan tidak ada kejadian seperti ini terulang kembali," kata Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi.
Rumah Sakit (RS) Siloam akhirnya memberi keterangan resmi tentang Jalan Raya Gubeng Surabaya ambles.
RS Siloam menyatakan, sarana ritel dan sarana kesehatan yang tengah dibangun adalah milik pemilik proyek.
RS Siloam nantinya hanya pengguna atau penyewa saat bangunan atau proyek sudah selesai.
"Pemilik proyek telah menyerahkan pelaksanaan proyek sepenuhnya kepada kontraktor, yaitu PT Nusantara Konstruksi Engineering (NKE).
Dalam hal tersebut, RS Siloam Surabaya nantinya hanya sebagai pengguna atau penyewa," terang General Affair Manager RS Siloam Surabaya, Budijanto Surjowinoto, dalam ketarangan turtulis yang dikirim, Rabu (19/12/2018).
Menurut Budijanto, kontraktor itu telah berkoordinasi dengan PT Bina Marga, Pemerintah Kota Surabaya, dan pihak lain untuk memastikan keamanan daerah sekitar jalan ambles.
Perbaikan jalan, kata Budijanto, juga akan dilakukan agar jalan dapat berfungsi kembali.
Selain berharap musibah tersebut cepat tertangani, pihaknya juga mendukung penuh investigasi yang dilakukan kepolisian.
Pihak rumah sakit juga memastikan seluruh pasien dalam kondisi aman pasca-jalan ambles.
"RS Siloam Surabaya tetap beroperasi seperti biasa," terang dia.