Berita Jombang
Ribuan Guru Agama Islam Meriahkan Jombang Bersalawat
Sebanyak 1.265 orang guru agama Islam terlibat dalam kegiatan Jombang Bersalawat di lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang
Penulis: Sutono | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id, JOMBANG - Sebanyak 1.265 orang guru agama Islam terlibat dalam kegiatan Jombang Bersalawat di lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Kamis (13/12/2018).
Ribuan guru agama Islam itu mengikuti Jombang Bersalawat datang dari berbagai sekolah dan jenjang pendidikan. Mulai TK, SD, SMP, hingga SMA atau SMK, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Bupati Jombang, Munjidah Wahab yang hadir dalam acara Jombang Bersalawat memberikan apresiasi yang tinggi atas terselengaranya kegiatan ini.
"Kegiatan ini menunjukkan semangat guru agama Islam dalam mendidik siswa. Karena kualitas pendidikan berada di tangan para guru," ujar Mundjidah Wahab.
Menurut Mundjidah, berbagai kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten Jombang juga mendukung kegiatan keagamaan.
"Diantaranya gerakan sedekah dan khotmil Quran di sekolah setiap Jumat. Termasuk kegiatan salawat hari ini," ujarnya.
Dengan bersalawat, sambung Mundjidah yang juga Ketua PC Muslimat NU Jombang ini, sebenarnya peserta memanjatkan doa bersama-sama.
Dengan begitu, lanjutnya, diharapkan Indonesia dijauhkan dari bencana dan fitnah orang lalim. “Khususnya lagi, agar Jombang terus kondusif,” tuturnya
Salawat dipimpin grup Seribu Rebana. Meski cuaca temaram karena agak mendung, para peserta dengan khusyuk mengikuti kegiatan hingga usai. Kegiatan bersalawat juga diisi tampilan siswa yang sudah menjuarai berbagai lomba Islami.
Acara Jombang Bersalawat sudah beberapa tahun ini digelar secara rutin setiap tahun, di lingkup Dinas Pendidikan.
“Tahun ini yang hadir adalah semua guru agama Islam, tidak hanya dari jenjang SD,” ujar Abdurrahman, ketua panitia.
Abdurrahman mengungkapkan, mulai tahun ini, kegiatan Jombang Bersholawat didukung oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam se-Indonesia (AGPAII) Cabang Jombang.
“Anggota AGPAII ini adalah seluruh guru agama Islam dari semua jenjang pendidikan, baik negeri ataupun swasta. Jadi tidak melulu dari negeri,” imbuhnya.
Melihat antusias peserta, panitia berharap agar Jombang Bersholawat ke depan juga mengundang para guru mata pelajaran lain. Tapi yang diundang semua guru yang beragama Islam, dengan mengambil tempat lebih luas, misalnya alun-alun.
“Kita canangkan guru agama mabok salawat,” katanya penuh sembari terkekeh. Artinya guru tidak mengenal lelah dalam mengumandangkan salawat. Meski dengan suguhan konsumsi seadanya.
Ali Masharuddin, guru di SDN Pucangro, Kecamatan Gudo, Jombang berharap ke depan kegiatan serupa bisa digelar.
“Karena ini sangat positif bagi guru khususnya, dan bagi dunia pendidikan di Jombang pada umumnya,” ujarnya.
Ali Masharuddin ini menegaskan, kegiatan spiritual seperti ini sesuai dengan misi Jombang, yakni membentuk manusia berkarakter dan berdaya saing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ribuan-guru-agama-islam-di-jombang-yang-bersama-sama-menyenandungkan-selawat.jpg)