Single Focus
Setiap Malam Bergetar, Warga Sememi Berharap Proyek Box Culvert Segera Tuntas
Proyek box culvert di jl Raya Sememi, Surabaya, tak juga rampung. Tiap hari warga setempat harus merasakan getaran mesin-mesin berat.
Penulis: Delya Octovie | Editor: Eben Haezer Panca
Hariadi (32), warga Sambikerep mengatakan, proyek ini sudah semestinya dirampungkan sebelum musim penghujan tiba. Pasalnya, apabila turun hujan lebat, bakal memicu genangan air sehingga dikhawatirkan menghanyutkan material pasir proyek ke tengah jalan.
"Ini sangat membahayakan apalagi Jalan Lontar ramai dilewati kendaraan," ujar Hariyadi,
Masyarakat, khususnya pengguna jalan, was-was. Sebagian material besi cor ada yang masih menjorok ke aspal.
Hal itu bisa menjadi ancaman karena minimnya tanda, apalagi jika ada genangan air yang tentu tidak akan terlihat.
"Kalau bisa segera ditutup biar tidak membuat orang celaka," ungkapnya.
Safirah (25), warga setempat menambahkan, pembangunan box culvert ini sudah lama. Dampaknya, ada penyempitan jalan yang menyebabkan kemacetan. Diperparah jika turun hujan, otomatis tanah proyek terbawa air hujan, dan menjadi lumpur di tengah jalan.
"Kalau seperti itu kan jalannya susah dilewati, licin karena tanah bercampur air, pasti macet," ujarnya, yang berharap proyek segera selesai supaya jalan kembali normal. (del/don)