Single Focus

Perawatan Marmut Impor Ras Guinea Pig, Rutin Groming dan Ajak Main

Ardie Trio Yapola (23), penghuni apartemen Trilium mengungkapkan merawat marmut ras impor, Guinea Pig menjadi pilihan terbaik untuk hewan peliharaan.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
MENGGEMASKAN - Guinea Pig yang di Indonesia dikenal sebagai Marmut yang kini menjadi salah satu hewan favorit baru untuk dipelihara. 

SURYA.co.id| SURABAYA - Tinggal di area apartemen berarti harus menyesuaikan hewan peliharaan. Untuk memelihara hewan yang lucu tetapi tidak menimbulkan bau dan tidak berisik sangat terbatas.

Ardie Trio Yapola (23), penghuni apartemen Trilium mengungkapkan merawat marmut ras impor, Guinea Pig menjadi pilihan terbaik untuk hewan peliharaan di apartemen.

"Kalau anjing biasanya berisik, nggak bisa dirawat di apartemen. Kalau Guinea Pig ini tidak berisik, dan enak diajak main karena jinak kecuali saat hamil dan menyusui,"ujarnya.

Menurutnya perawatan Guinea Pig juga terbilang mudah, sejak usia sebulan atau dua bulan sudah bisa dimandikan dengan sampo khusus marmut yang biasa dijual di pet shop.

"Memandikannya cukup pakai air hangat dan dikeringkan saja. Sama dipotong kukunya. Kalau di Indonesia bisa dikerjakan sendiri, kalau di Singapura mahal sekali perawatannya," lanjutnya.

Selain rutin memandikan Guinea Pig karena rambutnya yang panjang. Marmut ini juga harus rutin diajak bermain agar tidak stres, selain mengajak keluar kandang juga bisa dengan memberikan kandang dengan ukuran lebih besar dengan berbagai mainan.

"Bisa dikasih pipa gitu karena mereka sukanya main sembunyi-sembunyi,"urainya.

Untuk pemilihan makanan, Ardie memilih memberikan makanan marmut yang sudah diolah dari rumbut dan biji-bijian. Makanan marmut ini sejenis makanan kelinci.

"Kalau makanan marmut saya pilih yang kering biar kotorannya nggak lembek dan nggak bau. Kalau dikasih makanan basah kotorannya lembek juga nanti,"urainya.

Untuk penempatan, kandang menurutnya sesama betina bisa ditempatkan dalam satu kandang. Tetapi jika berlawanan jenis harus segera dipisah saat si betina hamil. Karena jantan Guinea pig biasanya akan cepat birahi dan menikahi betina sesaat setelah melahirkan.

"Padahal betinanya harus menyusui dulu, jadi harus dipisah,"ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved