Kebakaran di RSUD dr Soetomo
Polisi Bawa Barang Bukti Kebakaran RSUD Dr Soetomo Surabaya ke Labfor
Polisi membawa sejumlah barang bukti kebakaran Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya untuk diperiksa di laboratorium forensik (Labfor).
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Polisi melakukan olah TKP lanjutan selama lebih dari dua jam terkait kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya.
- Sejumlah barang bukti bekas terbakar dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
- Manajemen RSUD dr Soetomo memastikan kooperatif membantu penyelidikan
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Penyelidikan penyebab kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo Surabaya terus dilakukan aparat kepolisian.
Selama lebih dari 2 jam, tim gabungan dari kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di lokasi kebakaran, Sabtu (16/5/2026).
Pantauan SURYA.co.id di lokasi, personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Gubeng, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Tim Inafis Polrestabes Surabaya hingga Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim terlihat melakukan apel kesiapan di halaman depan lobi gedung.
Setelah itu, mereka masuk ke area gedung sekitar pukul 13.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi kebakaran.
Baca juga: Kebakaran RSUD Dr Soetomo, 37 Pasien Dievakuasi dan 1 Meninggal
Polisi Bawa Barang Bukti ke Laboratorium
Proses olah TKP berlangsung sekitar 2 jam 30 menit. Tim gabungan kemudian terlihat keluar dari gedung sekitar pukul 16.00 WIB.
Sejumlah personel tampak membawa dua kantung plastik bening, yang diduga berisi komponen benda bekas terbakar untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium.
Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto, membenarkan kedatangan personel gabungan tersebut bertujuan merampungkan tahapan olah TKP dan penyelidikan penyebab kebakaran.
“Ini masih rangkaian penyelidikan, barang-barang itu akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. Tunggu saja, barang langsung dibawa ke laboratorium,” ujarnya kepada awak media.
Meski demikian, polisi belum menjelaskan secara rinci jenis maupun jumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kebakaran.
Baca juga: 1 Pasien Meninggal dalam Kebakaran RSUD Dr Soetomo, Ini Penjelasan Dokter
Fakta Penting Kebakaran RSUD dr Soetomo
- Polisi melakukan olah TKP lanjutan selama sekitar 2,5 jam.
- Tim Labfor Polda Jatim ikut melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran.
- Sejumlah barang bukti bekas terbakar dibawa untuk diuji laboratorium.
- RSUD Dr Soetomo menyatakan siap kooperatif membantu penyelidikan polisi.
- Area lantai lima gedung PPJT masih menunggu dinyatakan aman untuk evaluasi lanjutan.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran gedung tersebut.
Manajemen RSUD dr Soetomo Pastikan Kooperatif
Sementara itu, Incident Commander RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Muhammad Yulianto Listiawan, memastikan pihak rumah sakit siap bersikap terbuka dan kooperatif terhadap proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian.
Namun, pihak rumah sakit masih menunggu area lantai 5 gedung yang terbakar dinyatakan aman dan kondusif oleh petugas pemadam kebakaran, sebelum dilakukan observasi dan evaluasi lebih lanjut.
“Setelah pengamanan lokasi dari api dan sebagainya sekarang sudah selesai, kami tinggal menunggu apakah diizinkan masuk dan dari kepolisian tentunya juga sudah ada di lokasi. Kami sangat-sangat terbuka untuk memfasilitasi teman-teman Damkar dan pihak polisi untuk mengikuti hal tersebut,” ujarnya saat konferensi pers pada Jumat (15/5/2026).
TribunBreakingNews
kebakaran RSUD Dr Soetomo
Surabaya
berita Surabaya terbaru
Meaningful
Multiangle
SURYA.co.id
| Kebakaran RSUD dr Soetomo Diselidiki Polisi, Pengakuan Keluarga Pasien Meninggal Beda dengan Dokter |
|
|---|
| Kisah Detik-Detik Akhir Pasien Meninggal Saat Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, Evakuasi Terakhir |
|
|---|
| Tiga Petugas Terdampak Asap saat Evakuasi Kebakaran RSUD Dr Soetomo Surabaya |
|
|---|
| Pasien Kritis Meninggal Saat Evakuasi Kebakaran PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya |
|
|---|
| 1 Pasien Meninggal dalam Kebakaran RSUD Dr Soetomo, Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
