Jumat, 10 April 2026

Sosok

Seni Tari Sudah Jadi Potret Jati Diri Atheea Tata Nadhira

Atheea berkeinginan untuk serius belajar dan memperdalam seni tari. Dia pun diarahkan oleh orangtuanya belajar langsung dengan ahlinya

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: irwan sy
surya/danendra kusumawardana
Atheea Tata Nadhira 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sejak sekolah dasar, Atheea Tata Nadhira (20) telah menekuni dunia seni tari. Awal mula Atheea belajar seni tari secara otodidak. Setelah mencoba untuk belajar, menurut Atheea seni tari sangatlah menyenangkan.

"Saya terpincut didunia seni tari karena suka aja gerak sambil diiringin alunan musik," kata Atheea, Selasa (6/11/2018).

Kemudian, dia berkeinginan untuk serius belajar dan memperdalam seni tari. Dia pun diarahkan oleh orangtuanya belajar langsung dengan ahlinya.

"Ketika orangtua tahu saya memiliki bakat menari, mereka langsung mendukung. Saya akhirnya didaftarkan di sanggar tari yang berada di Kota Mojokerto," ungkapnya.

Dari situlah bakat menari Atheea terasah. Dia semakin lincah dan gerakan tarinya semakin indah.

Ia pun memberanikan diri mencoba mengikuti ajang perlombaan seni tari.

"Perlombaan tari pertama yang saya ikuti tingkat daerah. Tak menyangka saya berhasil menyabet juara pertama," kenangnya.

Meski begitu, dara kelahiran Jakarta, 6 Desember 1997 ini tak berpuas diri.

Dia mencoba mengikuti ajang perlombaan seni tari lainnya. Bahkan, hingga perlombaan seni tari tingkat provinsi. Atheea rutin mengikuti perlombaan tari hingga SMA.

"Berkat ketekunan dan kerja keras, saya selalu berhasil menyabet gelar juara di setiap perlombaan. Sebelum lomba saya berlatih setiap hari supaya gerakan bisa sempurna. Saat ini saya sudah mengoleksi piala dan piagam kurang lebih sebanyak 17 buah," ungkapnya.

Saat ini Theea disibukkan dengan pekerjaan dan jadwal perkuliahan. Dia bekerja sebagai Humas dan Protokol di Pemerintah Kota Mojokerto dan berkuliah di Universitas Mayjend Sungkono jurusan Pendidikan Ekonomi.

"Saat ini saya sudah jarang mengikuti lomba karena kesibukan. Namun saya memilih untuk mengajar seni tari. Saya memiliki 15 murid di antaranya ada yang dari Maroko," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved