Berita Surabaya
Kapolda Jatim Apresiasi Pembatalan Aksi 211 di Surabaya
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan mengapresiasi keputusan bersama untuk membatalkan aksi 211 di Surabaya.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan mengapresiasi semua pihak khususnya Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) bersama 78 pimpinan elemen Ormas Islam terkait pembatalan aksi 211 di Surabaya.
Luki mengatakan, semua pihak yang berkaitan telah sepakat mengurungkan aksi 211 tanpa paksaan demi menjaga situasi Jawa Timur supaya tetap kondusif.
"Jadi, aksi tersebut (211) tidak jadi dilaksanakan adalah untuk kebaikan yang lebih besar. Tidak ada menang-kalah dalam kesepakatan itu," kata Luki di Mapolda Jatim, Jumat (2/11/2018).
Dia mengatakan, Kepolisian bersama Forkompinda berupaya memunculkan perdamaian sekaligus menciptakan sikap saling memahami yang merupakan kunci untuk kebaikan yang lebih besar.
Sikap itulah yang dipahami oleh semua pihak termasuk 78 pimpinan elemen dan ormas Islam se-Jawa Timur.
"Pemahaman inilah yang kemudian membuat rencana aksi 211 di Surabaya urung digelar," ucap Luki.
Dikatakannya, semua masyarakat sepakat Jatim harus dijaga dari kemungkinan ketegangan suhu politik yang tidak perlu. Dia menegaskan Jatim harus tetap kondusif dan tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua pihak dan golongan.
"Jatim harus menjadi tempat warganya merasa damai, tidak peduli apapun aspirasi politiknya," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Polda Jawa Timur bersama Forkompinda dan 78 pimpinan Ormas Islam beserta Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) telah sepakat membatalkan aksi 211 di Surabaya.
Kesepakatan ini tercapai setelah digelar acara Tabayyun dalam Cangkrukan di Kediaman Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan pada Kamis (1/11) malam kemarin.
Kegiatan cangkrukan itu dihadiri oleh Gubernur Jatim Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, dan segenap pimpinan ormas Islam yang ada di Jawa Timur.
Karena itulah, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan merasa sangat terbantu dan berterimakasih pada semua pimpinan ormas agama dan para ulama, Gubernur Jatim Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, MUI, NU, Muhammadiyah, Sekjen GUIB dan 78 ormas Islam, dan semua warga Jatim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aksi-211-dibatalkan-di-surabaya_20181102_133637.jpg)