Berita Malang Raya
Alasan Dindik Kota Malang Pengadaan 3.000 Komputer UNBK Tak Melalui Lelang
Dinas Pendidikan Kota Malang akan membelajakan anggaran pembelian sekitar 3.000 komputer untuk UBK (Ujian Berbasis Komputer) lewat e catalog.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MALANG - Dinas Pendidikan Kota Malang akan membelajakan anggaran pembelian sekitar 3.000 komputer untuk UBK (Ujian Berbasis Komputer) lewat e catalog.
"Sebab kalau lewat lelang waktunya gak cukup. Sedang penunjukkan langsung juga tidak mungkin karena anggarannya besar," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM, Kamis (1/11/2018).
Hal ini karena anggaran Rp 40 miliar baru diperoleh lewat APBD perubahan 2018.
Sebelumnya, Dindik juga sudah mencari info lewat e-catalog. Setidaknya ada empat penyedia barang. Namun harganya tidak sama.
"Ada juga yang agak mahal," jelasnya.
Untuk komputer buat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), lanjutnya, ternyata beda dengan komputer personal. Spek yang dibutuhkan adalah yang untuk UNBK.
Terkait belanja barang dan pembangunan fisik yang dilakukan Dindik, semua didampingi oleh TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan dan inspektorat. "Jadi semua fair 100 persen," jawabnya.
Ditambahkan Zubaidah, prioritas bantuan komputer ke SMPN agar bisa UNBK sebanyak dua shift.
Sedang untuk SDN juga dapat bantuan. Namun untuk UBK (Ujian Berbasis Komputer) masih bersifat ujicoba pada tahun depan.
"Tapi jika nanti dilaksanakan dan ada SD yang perlu pinjam buat UBK juga bisa ke SMPN. Sebab kebutuhannya dipenuhi," jelas dia.
Hal sama juga saat SMAN dan SMKN dipenuhi kebutuhan komputernya sebelum dikelola Pemprov Jatim.
Saat UNBK SMP, maka SMP negeri dan swasta atau madrasah bisa meminjam tempat di SMKN dan SMAN. Hal sama juga jika nanti siswa SD melaksanakan UBK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kadindik-kota-malang-dra-zubaidah-mmm_20181101_234705.jpg)