Minggu, 26 April 2026

Berita Malang

Wali Kota Malang Sutiaji Imbau Masyarakat Tetap Kompak Hadapi Isu Kambtibmas

Pemkot Malang meminta kepada masyarakat Kota Malang tak terpengaruh dengan munculnya isu yang melibatkan oknum keagamaan belakangan ini.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Alfi Syahri Ramadan
Sejumlah ormas keagaamaan dan kemasyarakatan menggelar deklarasi damai menolak segala aksi yang berpotensi memecah belah masyarakat di depan Balai Kota Malang, Sabtu (27/10/2018). 

SURYA.co.id | KLOJEN - Pemkot Malang meminta kepada masyarakat Kota Malang tak terpengaruh dengan munculnya isu yang melibatkan oknum keagamaan belakangan ini.

Pemkot Malang mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah percaya dan tetap kompak menghadapi isu yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Baca: 225 Warga Lumajang Promosi Pariwisata melalui Ekspedisi Ranu Kumbolo

Baca: Air di Bendungan Selorejo Turun 1 Sentimeter Per 2 Jam saat Musim Kemarau

Seperti diketahui bahwa belakangan isu radikalisme kembali mengapung di Indonesia. Hal itu, setelah terjadi dugaan pembakaran bendera ormas keagamaan tertentu di Jawa Barat.

Kondisi tersebut dikhawatirkan turut mengganggu kondusifitas keamanan di Kota Malang.

Demi mencegah hal itu, pemerintah Kota Malang langsung melakukan langkah antisipatif dengan memberi edaran kepada seluruh lapisan masyarakat.

Baca: Polres Bojonegoro Tangkap Mahfud yang Tega Habisi Nyawa Bapaknya dengan Besi Ruji-ruji

Wali Kota Malang, Sutiaji juga mengatakan bahwa dirinya sudah mengirimkan surat edaran nomor 730/3406/35.73.406/2018 kepada seluruh jajaran perangkat daerah, pimpinan ormas, kepala instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan media serta seluruh LSM untuk meningkatkan kewaspadaan.

Utamanya dengan isu munculnya isu-isu yang bisa mengganggu kondusifitas di kota Malang.

"Kondusifitas kota Malang harus terus dijaga bersama. Seluruh komponen masyarakat harus benar-benar bisa menjaga kebersamaan sesuai dengan 'Salam Satu Jiwa' yang selama ini ada," katanya Sabtu (27/10/2018).

Lebih lanjut, Sutiaji memastikan akan menindak tegas jika ada oknum-oknum yang mencoba untuk mengganggu kondusifitas Kota Malang.

Untuk itu dirinya menginginkan masyarakat tetap kompak dan tak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di luar kota Malang. Sebab, hal tersebut berpotensi mengganggu kondusifitas kota Malang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib dan pasti akan melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat," imbuhnya.

Sutiaji mengatakan bahwa dirinya tak ingin Kota Malang tetap kondusif.

Untuk itu dirinya berharap masyarakat bisa lebih selektif dan berhati-hati terhadap isu yang beredar saat ini.

"Apa yang terjadi di Jawa Barat itu adalah masalah lokal. Jangan sampai hal itu dipolitisasi dan justru hal itu bisa memecah masyarakat. Untuk itu saya berharap masyarakat kota Malang harus tetap kondusif," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved