Berita Malang Raya

Setelah Sempat Saling Pandang, Pengunjung Warung Kopi di Malang Baku Pukul

Hanya karena saling pandang, beberapa pemuda di sebuah warung kopi di Malang terlibat perkelahian. Kalah jumlah, seorang pemuda babak belur dikeroyok

Setelah Sempat Saling Pandang, Pengunjung Warung Kopi di Malang Baku Pukul
metrotvnews
ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Polsek Sukun  Kota Malang menangkap Febri Irawan (20), warga Dusun Temu, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (20/10/2018) malam. .

Ia diamankan petugas Polsek Sukun setelah bersama seorang rekannya mengeroyok Rios BP (19), warga kawasan Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta menjelaskan, Febri dan seorang temannya yang masih buron telah mengeroyok Rios pada 2 Oktober 2018 pukul 23.00 di depan kafe Sarang Kopi Mulyorejo, Kecamatan Sukun.

Akibat pengeroyokan itu, Rios mengalami sejumlah luka pada bagian kepala dan wajahnya.

Pengeroyokan ini dipicu masalah sepele yaitu karena saling pandang.

"Saling pandang, tersinggung, lalu pukul," ujar Anang, Senin (22/10/2018)

Dipaparkan Anang, malam itu, Rios dan teman-temannya sedang minum kopi di Kafe Sarang Kopi. Febri juga minun kopi di tempat yang sama. Diduga terjadi saling pandang ketika mereka duduk berdekatan.

Mendadak Febri dan temannya datang sambil marah-marah kepada Rios. Keduanya langasung mengajak Rios untuk keluar dari kafe.

"Tanpa menjelaskan duduk permasalahannya, kedua pelaku mengeroyok Rios," ujar Anang.

Diduga salah seorang pelaku ada yang menggunakan benda tumpul hingga mengakibatkan luka parah pada wajah Rios. Puas menghajar korbannya, kedua pelaku langsung kabur begitu saja.

Karena mengalami sejumlah luka, Rios malam itu tidak melapor ke polisi melainkan memilih untuk berobat. Kejadian ini baru dilaporkan ke Polsek Sukun pada 4 Oktober 2018, siang.

Febri akhirnya berhasil ditangkap di sekitar rumahnya beberapa hari yang lalu. Sedangkan temannya hingga saat ini masih buron.

"Tersangka kami kenakan Pasal 170 KUHP. Untuk pelaku lainnya masih buron,” ujar Anang.

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved