Arema FC vs Persebaya

Karena Merasa Timnya Tak Aman, Pelatih Persebaya Pilih Datang ke Kandang Arema FC Hari H

Kata Djajang Nurjaman, mengingat rivalitas Persebaya vs Arema FC dan suporter kedua tim terjadi sejak lama.

Karena Merasa Timnya Tak Aman, Pelatih Persebaya Pilih Datang ke Kandang Arema FC Hari H
Instagram @suryaonline
Duet Djajang Nurjaman dan Bejo Sugiantoro 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya memilih berangkat ke Kota Malang pada H-1 pertandingan, tepatnya berangkat siang dan tiba pada sore tadi. 

Bahkan jatah official training (OT) di Stadion Kanjuruhan tidak diambil oleh Persebaya.

Menurut Coach Djajang Nurdjaman (Djanur), hal itu diambil setelah menimbang keamanan pemain dan belum kondusifnya kondisi di Malang.

“Sebetulnya kejadian di Bandung bisa jadi pelajaran dan ada sebuah ide para manager datang ke Malang menyuarakan damai, tapi bukan kami tegang, tidak rileks, tapi hanya antisipasi preventif saja,” kata Djanur sehari sebelum tanding (5/10/2018).

Padahal ia sangat paham pentingnya OT untuk pemain Persebaya yang awam dengan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Di antaranya Irfan Jaya dan David da Silva. Kedua pemain tersebut belum pernah ke stadion berkapasitas 40 ribu penonton tersebut.

Namun, kembali pelatih asal Majalengka ini menegaskan tidak mengambil jatah OT dan datang H-1 karena belum merasa kondisi aman untuk timnya.

Kata Djajang Nurjaman, mengingat rivalitas Persebaya vs Arema FC dan suporter kedua tim terjadi sejak lama.

“Saya belum percaya situasi sudah damai. Makanya kami ganti latihan di Surabaya saja,” ujar Djanur saat tiba di Malang, sore tadi. (Ndaru Wijayanto) 

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved