Berita Malang Raya
Terkait Pendidikan Berbasis Pesantren, begini Kata Wali Kota Malang Terpilih Sutiaji
"Pembentukan karakter itu adalah bagaimana menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Saya rasa di pondok pesantren hal itu dibangun sejak dini."
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MALANG - Pendidikan semakin hari semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan kini pendidikan tak hanya berkembang di sekolah umum, pondok pesantren banyak yang fokus mengembangkan pendidikan formal.
Meskipun tetap dengan berdasar pada pondok pesantren. Namun hal itu justru dinilai memberi dampak bagus. Utamanya dalam membangun pendidikan karakter.
Model pendidikan tersebut nyatanya cukup menarik perhatian wali kota Malang, Sutiaji. Ia mengakui bahwa pendidikan berbasis pondok pesantren bisa membentuk karakter kapada anak. Apalagi di pesantren sejak ini, anak-anak sudah dilatih untuk mandiri. Hal itu dinilai bisa membangun karakter positif dalam diri anak sejak dini.
"Pembentukan karakter itu adalah bagaimana menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Saya rasa di pondok pesantren hal itu dibangun sejak dini. Sehingga hal itu membuat santri bisa benar-benar memiliki jiwa," terangnya senin (24/9/2018).
Untuk itu, ke depan wali kota Malang periode 2018-2023 itu mengakui akan mencoba memgambil metodologi pendidikan berbasis pondok pesantren.
"Kalau pendidikan memang sudah menjadi hal-hal wajib yang harus ditingkatkan. Untuk itu, ke depan kami akan memcoba mengambil metodologi pendidikan di pondok untuk membangun pendidikan karakter," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sutiaji_20180905_130132.jpg)