Persebaya Surabaya
Langkah Psikolog untuk Segarkan Kondisi Pemain Persebaya
Tidak hanya soal teknis pertandingan, sisi psikologi pemain juga menjadi pertahatian khusus menajemen Bajul Ijo di jeda kompetisi
Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id I SURABAYA – Jeda kompetisi Liga 1 lantaran ada Asian Games 2018, setiap tim kontestan Liga 1 disibukkan membenahi kekurangan tim. Begitu juga dengan Persebaya Surabaya.
Tidak hanya soal teknis pertandingan, sisi psikologi pemain juga menjadi pertahatian khusus menajemen Bajul Ijo di jeda kompetisi selama kurang lebih satu bulan ini.
Tujuannya agar mental pemain tetap berada pada kondisi baik, terlebih di laga terakhir menjelang jeda libur, tim Bajul Ijo mendapat hasil kurang baik.
Oleh karena itu, menjaga mental pemain agar tetap berada pada kondisi terbaik sebelum melakoni laga lawan PS Tira di Stadion Gelora Bung Tomo, 11 September 2018.
Afif Kurniawan, staf pelatih bidang psikologi Persebaya, program-program yang dilakukan di jeda kompetisi ini pada dasarnya berbasis analisis kebutuhan dan melihat kondisi dan dinamika tim.
Dari hasil itu kemudian dilakukan tindakan penanganan lanjutan.
“Berdasarkan data observasi dan input dari kepala pelatih. Namun secara umum, program yang diberikan berfokus pada dua pendekatan, pencegahan (preventif) dan penanganan (kuratif),” terangnya, Senin (3/9/2018).
Analisis awal itu dilakukan agar penanganan yang nantinya diberikan benar-benar tepat sasaran.
“Kita harus tahu kondisi mental tim terkini seperti apa dan faktor apa yang menyebabkannya. Selanjutnya kita tentukan programnya bagaimana,” ujarnya.
Ditambahkan, pria keliharan Pasuruan 14 Oktober 1985 lalu itu juga menyebut bahwa pada kondisi tertentu akan dilakukan penyegaran mental pemain melalui PsikoFun.
PsikoFun dilakukan baik secara individu maupun kelompok yang dilakukan baik di dalam maupun diluar ruangan dengan nilai permainan yang beragam, disesuaikan dengan hasil analisa awal.
“Untuk menyegarkan mental pemain, secara terpisah pemain dijadwalkan mengikuti sesi PsikoFun, nilai permainan menyesuaikan analisa kebutuhan yang sudah dilakukan. Kegiatan melalui pendekatan games individu maupun kelompok,” tuturnya.
Psiko Fun yang dimaksut berupa permainan sederhana dengan maksut menanamkan nilai tertentu terhadap pemain, seperti kerjasama, kekompakan, dan mengambil keputusan dengan cepat.
“Seperti baru-baru ini kita mainkan Duct Mazes Game. Pemain harus menjalankan perintah untuk melanjutkan langkah temannya yang gagal. Tanpa bersuara. Fokus pada target capaian. Kolabarasi. Dan cepat ambil keputusan (karena ada buzzer / beep),” tutur lulusan magister Unair tersebut.
Di luar itu, psikolog yang sudah bergabung dengan Baul Ijo sejak di Liga 2 tersebut juga menegaskan, bahwa ada beberapa program khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pemain, utamanya karena kondisi psikis pemain berbeda-beda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/persebaya-latihan-di-sier_20180904_122043.jpg)