Rabu, 8 April 2026

Berita Blitar

Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Pasar Hewan Dimoro Blitar Naik Hingga Rp 3 Juta Per Ekor

Harga sapi di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, mulai naik mendekati Hari Raya Idul Adha.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya/samsul hadi
Kondisi Pasar Hewan Dimoro mulai ramai menjelang Hari Raya Idul Adha, Selasa (14/8/2018). Harga sapi juga mulai naik Rp 2 juta-Rp 3 juta per ekor. 

SURYA.co.id | BLITAR - Harga sapi di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, mulai naik mendekati Hari Raya Idul Adha.

Kenaikan harga sapi mencapai Rp 2 juta per ekor sampai Rp 3 juta per ekor.

"Harganya mulai ada kenaikan, tapi tidak terlalu banyak. Sekitar Rp 2 juta-Rp 3 juta per ekor. Itu masih normal, jika dibandingkan Hari Raya Kurban tahun lalu," kata pedagang sapi, Budiono, Selasa (14/8/2018).

Kenaikan harga sapi terjadi mulai lima hari ini.

Sapi jantan usia dua tahun yang biasanya dijual dengan harga Rp 16 juta, kini harganya bisa Rp 18 juta.

Tak hanya itu, penjualan sapi juga mulai meningkat dibandingkan hari biasa.

Biasanya, saat pasaran, Budiono hanya bisa menjual dua ekor sapi.

Tapi mendekati Hari Raya Kurban, warga Desa Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, ini bisa menjual empat ekor sapi saat pasaran.

"Hari ini tadi bawa tiga ekor sudah laku dua ekor, yang satu ekor sudah ada yang menanyakan, tinggal menunggu orangnya datang," ujarnya.

Pedagang lainnya, Ansori mengatakan harga sapi memang ada kenaikan, tapi tidak terlalu banyak dibandingkan Hari Raya Kurban tahun lalu.

Menurutnya, tahun lalu, kenaikan harga sapi bisa mencapai Rp 4 juta-Rp 5 juta per ekor.

"Sekarang stok sapi masih banyak, makanya kenaikan harganya tidak terlalu tinggi," ujar warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, itu.

Menurutnya, sapi di Pasar Dimoro hanya dibeli oleh pembeli lokalan Jatim. Tidak ada pembeli dari luar Jatim.

Sebab, stok sapi di luar Jatim juga melimpah. Ada kiriman sapi dari luar negeri.

"Dulu, seminggu sebelum Hari Raya Kurban, sapi di pasar sudah habis. Dibawa ke luar kota, sekarang masih banyak," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved