Berita Surabaya

Mahasiswa Belajar Bikin Kue Dasik, UK Petra Datangkan Langsung Koki Asal Korea

"Sangat menarik bisa mengajarkan budaya kami pada anak Indonesia, mereka memiliki minat belajar budaya kami...

Mahasiswa Belajar Bikin Kue Dasik, UK Petra Datangkan Langsung Koki Asal Korea
SURYAOnline/Habibur Rohman
DASIK KOREA - Koki dan Dosen memasak dari Korean Food Promotion Institute Korea Leee Jin Tack mengajarkan cara membuat kue tradisional Korea di UK Petra, Sabtu (11/8/2018). Gelaran Sejong Culture Academy yang diusung Kim Sejong Institute (KSI) ini merupakan program jangka pendek pengenalan tentang Korea yang bisa diikuti peserta umum. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hallyu atau Korean Wave yang merebak secara global di berbagai negara menyebabkan banyak orang mempelajari bahasa dan kebudayaan Korea.

Banyak cara mempelajari Korea salah satunya melalui gelaran Sejong Culture Academy yang diusung oleh King Sejong Institute (KSI) Surabaya di kampus UK Petra.

Mendatangkan langsung orang Korea bernama Lee Jin Tack dan Kim Mi Sook, koki dan dosen memasak dari Korean Food Promotion Institute di Korea.

"Sangat menarik bisa mengajarkan budaya kami pada anak Indonesia, mereka memiliki minat belajar budaya kami pastinya suatu nilai plus dari praktek membuat kue ini," ungkap Lee Jin Tack yang mengajarkan pembuatan kue tradisional pada 30 mahasiswa UK Petra.

Dikatakan Lee, dalam pembuatan kue ini membutuhkan proses tersendiri. Dengan mahasiswa berminat maka akan semakin mudah mengajarinya.

"Hal yang sama juga terjadi pada anak Korea yang belajar membuat kue tradisional ini," ujarnya dalam praktek yang digelar di UK Petra, Sabtu (11/8/2018).

Untuk membuat kue yang dinamakan Dasik ini, dibutuhkan  tepung kacang. Tepung kemudian dicampur madu ini dibuat dengan cara ditekan menggunakan cetakan berpola.

"Pola-pola ini dianggap melambangkan kesehatan dan kemakmuran. Kue ini biasanya disajikan pada acara-acara khusus misalnya seperti pernikahan," urainya.

Sementara itu mahasiswa terlihat antusias memulai pembuatan kue yang terlihat seperti kue cetakan di Indonesia ini.

Christina Sriratna Tiara, mahasiswa UK Petra mengungkapkan meskipun hasilnya terlihat sederhana tetapi membutuhkan keahlian dalam membuat kue tersebut. Pasalnya untuk bisa mencetak kue, adonan harus kalis sempurna.

"Jadi sulit menentukan tarakan air dan madu yang pas agar kuenya tidak terlalu lembek atau terlalu kering," ujarnya.

Chris mengungkapkan, rasa tertariknya membuat kue ini karena ia pernah merasakan kue tersebut. Cita rasanya yang gurih dan manis membuatnya ingin bisa membuatnya sendiri.

Liliek Soelistyo,  Direktur KSI Surabaya di UK Petra mengungkapkan Sejong Culture Academy merupakan salah satu program jangka pendek untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman mengenai kebudayaan Korea mulai dari makanan, pakaian tradisional dan lain-lain pada murid KSI serta masyarakat umum terutama di Surabaya secara gratis.

“Acara ini merupakan program dari King Sejong Foundation, Korea, dengan mendatangkan ahli dari Korea langsung agar para peserta bisa berinteraksi secara langsung dengan para ahli dari Korea sehingga juga mendapatkan pengalaman internasional," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved