Berita Jember
Lagi, Ricuh Antara Ojol Vs Opang Gara-gara Hal Ini
Babak baru perseteruan antara ojek online dan ojek pangkalan serta taksi online dengan angkutan konvesional nampaknya masih terus berlanjut
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
“Jelas ini saya juga pegang (lembar) fotokopi kesepakatan kemarin, bahwa Ojol harus menunggu penumpang dari jarak 350 meter dari stasiun.
Lah kalau di sini, kan kurang dari jarak yang disepakati. Ini melanggar,” tegasnya.
Karena tidak digubris pihaknya pun akan menyampaikan hal ini ke paguyuban opang untuk disampaikan ke Kapolres.
“Saya akan ke mapolres bersama rekan-rekan, karena ini melanggar kesepakatan,” tandasnya.
Sementara itu, Imania penumpang transportasi online mengaku lebih nyaman menggunakan moda transportasi baru itu. Dirinya menyayangkan konflik ini dapat terjadi.
"Lebih nyaman pake online ya, lebih cepat juga sampainya langsung depan rumah, cukup disayangkan ya konflik rezeki sudah ada yang mengatur," tutup gadis asal Sidoarjo yang kuliah di salah satu Universitas di Jember itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kisruh-ojol-jember_20180811_165848.jpg)