Senin, 13 April 2026

Timses Gus Ipul Titip 2 Program Prioritas Untuk Tim Sinkronisasi Visi Misi Bentukan Khofifah

Tim pemenangan Gus Ipul-Puti Guntur menitipkan dua program kepada Khofifah Indar Parawansa yang menang di Pilkada Jatim

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Arsip - Ketua Tim Pemenangan pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas, Hikmah Bafaqih (kiri), dan Sekretaris Tim Pemenangan, Sri Untari, usai melakukan pertemuan di Surabaya, Selasa (5/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim pemenangan pasangan calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno menyambut baik pembentukan tim sinkronisasi visi misi oleh Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa.

Tim sinkronisasi ini akan bertugas menyerap visi misi Gus Ipul dan Puti untuk dipadukan dalam program Khofifah dalam memimpin Jatim ke depan.

Ketua Tim Pemenangan Gus ipul-Puti, Hikmah Bafaqih berharap dengan adanya tim tersebut, visi misi paslon yang diusungnya dapat diakomodasi.

"Kami menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh Ibu Khofifah," kata hikmah kepada Surya, Rabu (25/7/2018).

Terkait program visi dan misi yang akan dititpkan kepada Khofifah, Hikmah menyebut dua di antaranya.

Yakni, keberpihakan kepada dunia pendidikan. Di antaranya pendidikan di madrasah diniyah (madin) dan SMA/SMK gratis.

"Pertama karena Gus Ipul itu dibesarkan dan diusulkan oleh kalangan Nahdlatul Ulama (NU) maka kami menitipkan program soal keberpihakan kepada terhadap Madrasah Diniyah atau Madin," kata Hikmah.

Program madin juga tercantum dalam Sembilan Program Prioritas Gus Ipul - Puti Soekarno dengan sebutan "Madin Plus".

"Kedua kami juga menitipkan kebijakan menggratiskan SMA sederajat," kata Hikmah melanjutkan.

Sama halnya dengan Madin Plus, bebas biaya untuk SMA dan SMK negeri juga masuk dalam sembilan program prioritas dengan sebutan Pendidikan Gratis Dilanjutkan (Dik Dilan).

Hikmah menambahkan, dengan menggratiskan sekolah juga akan sekaligus mengurangi masalah kemiskinan di Jawa Timur.

Selain meningkatkan potensi SDM, kepedulian terhadap sektor pendidikan juga akan meringankan beban masyarakat..

Sebab, berdasarkan penjelasan Ketua Fatayat Jatim ini, banyak masyarakat kesulitan menempuh pendidikan diakibatkan tingginya biaya.

"Apabila daya beli dan penghasilan masyarakat rendah maka salah satu strategi pemerintah adalah memberikan subsidi sebanyak-banyaknya kepada masyarakat," katanya.

"Tujuannya agar beban masyarakat pun juga akan turun. Subsidi ini diantaranya bisa melalui pendidikan," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved